Zahra Aisha, Lahirkan Prestasi dan Koneksi hingga Jadi Pro Player Wanita di Dunia Esports

Kamis, 23 Desember 2021 - 16:02 WIB
“Kalau cowok highlight turnamennya sudah terjadwal, ruang dan wadahnya juga luas, dan prize pool juga lebih besar. Sementara yang cewek, turnamennya paling 3 bulan sekali, ruang dan wadahnya terbatas, dan hadiahnya sangat timpang dari tim cowok,” kata Rara.

BACA JUGA: Media Vietnam Bahas Tendangan Kungfu Pratama Arhan di Semifinal Piala AFF 2020

Kurangnya inklusivitas dalam dunia gaming tersebut tidak membuat Rara surut nyali. Sebelum bergabung dengan tim all-ladies, Rara sempat mencoba untuk bergabung dan bertanding dengan tim esports pria. Awalnya ia merasa insecure dengan kemampuannya sendiri,

“Pertama kali gabung dengan tim cowok, Saya merasa deg-degan, takut menjadi beban, takut nggak aku punya potensi di sini. Saat itulah aku mulai tergerak dan sadar bahwa ini adalah hal yang baik dan aku sangat termotivasi bisa terus berkarir di dunia esport,” pungkas Rara.
(yov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!