Bomber Juventus Desak FIGC Berantas Rasisme di Serie A, jika Tidak....
Rabu, 10 Juni 2020 - 09:31 WIB
“Itu juga terjadi kepada Mario Balotelli, dan kepada (Miralem) Pjanic saat pertandingan melawan Brescia. Karena itu, saya berpikir hukuman di Italia harus lebih berat,” lanjut pemain berusia 26 tahun itu, dilansir skysport.
Itu sebabnya Dybala mendesak kepada FIGC segera bertindak untuk memberantas rasisme di Italia. Jika tidak, maka akan ada aksi tegas dari para pemain. Terlebih saat ini dunia sedang bersatu melawan rasisme dan diskrimianasi terkait terbunuhnya George Floyd oleh polisi berkulit putih di AS.
(Baca Juga: Keluarga George Floyd Minta PBB Selidiki Kebrutalan Polisi AS )
“Jika tidak ada tindakan (dari FIGC), maka kami, para pemain yang mengambil tindakan dengan cara sendiri agar rasisme tidak terus terjadi. Sebab, kita membicarakan salah satu kompetisi (Serie A) terbesar di dunia,” tegasnya.
Itu sebabnya Dybala mendesak kepada FIGC segera bertindak untuk memberantas rasisme di Italia. Jika tidak, maka akan ada aksi tegas dari para pemain. Terlebih saat ini dunia sedang bersatu melawan rasisme dan diskrimianasi terkait terbunuhnya George Floyd oleh polisi berkulit putih di AS.
(Baca Juga: Keluarga George Floyd Minta PBB Selidiki Kebrutalan Polisi AS )
“Jika tidak ada tindakan (dari FIGC), maka kami, para pemain yang mengambil tindakan dengan cara sendiri agar rasisme tidak terus terjadi. Sebab, kita membicarakan salah satu kompetisi (Serie A) terbesar di dunia,” tegasnya.
(mirz)
Lihat Juga :