Bomber Juventus Desak FIGC Berantas Rasisme di Serie A, jika Tidak....
Rabu, 10 Juni 2020 - 09:31 WIB
Penyerang Juventus, Paulo Dybala telah memperingatkan kepada Federcalcio – sebutan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) tentang bahaya rasisme di Serie A. Foto: reuters
TURIN - Penyerang Juventus , Paulo Dybala telah memperingatkan kepada Federcalcio – sebutan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) tentang bahaya rasisme . Dia meyakini para pemain Serie A akan mengambil tindakan tegas jika wabah itu masih terjadi di dalam stadion.
(Baca Juga: Paulo Dybala, Antara Liverpool dan Barcelona? )
Anggota Timnas Argentina itu mengaku masih ingat dengan perlakuan buruk yang dialami mantan rekan setimnya, Moise Kean. Pemain yang kini menjadi anggota lini depan Everton itu pernah menjadi sasaran rasis saat laga tandang kontra Cagliari di Serie A.
(Baca Juga: Inter Milan Bakal Rekrut Neymar jika Martinez Gabung Barcelona )
“Itu tidak mudah baginya (Moise Kean). Saya telah melihat berbagai situasi rasis yang dialami sejumlah pemain Juventus di stadion lain. Banyak stadion di Italia yang masih terjadi semacam rasis kepada beberapa pemain,” ujar Dybala.
Dybala juga ikut menyebut insiden serupa yang melibatkan Miralem Pjanic yang merupakan warga Bosnia & Herzegovina, serta penyerang Brescia, Mario Balotelli. Dia mengaku geram karena masih saja terjadi diskriminasi dalam sepak bola yang tentunya tidak sejalan dengan semangat sportivitas.
(Baca Juga: Paulo Dybala, Antara Liverpool dan Barcelona? )
Anggota Timnas Argentina itu mengaku masih ingat dengan perlakuan buruk yang dialami mantan rekan setimnya, Moise Kean. Pemain yang kini menjadi anggota lini depan Everton itu pernah menjadi sasaran rasis saat laga tandang kontra Cagliari di Serie A.
(Baca Juga: Inter Milan Bakal Rekrut Neymar jika Martinez Gabung Barcelona )
“Itu tidak mudah baginya (Moise Kean). Saya telah melihat berbagai situasi rasis yang dialami sejumlah pemain Juventus di stadion lain. Banyak stadion di Italia yang masih terjadi semacam rasis kepada beberapa pemain,” ujar Dybala.
Dybala juga ikut menyebut insiden serupa yang melibatkan Miralem Pjanic yang merupakan warga Bosnia & Herzegovina, serta penyerang Brescia, Mario Balotelli. Dia mengaku geram karena masih saja terjadi diskriminasi dalam sepak bola yang tentunya tidak sejalan dengan semangat sportivitas.
Lihat Juga :