Djokovic Terancam Deportasi dan 3 Tahun Dilarang Masuk Australia

Jum'at, 14 Januari 2022 - 15:32 WIB
Apabila Djokovic kalah dalam banding itu, maka pemerintah Australia tidak akan memberikan visa untuknya selama tiga tahun. Artinya, dia baru bisa kembali mengikuti Australia Terbuka pada 2026.

Padahal, petenis dengan 20 titel grand slam itu juga menghadapi ancaman hukuman di Serbia. Ancaman kurungan tiga tahun juga menanti, karena dia telah mengaku melanggar isolasi mandiri, saat positif Covid-19.

Menteri Imigrasi Australia mengumumkan pencabutan visa Djokovic, atas dasar kesehatan dan keselamatan publik. Maklum, petenis Serbia itu memang memilih untuk tidak divaksin.

Padahal, Djokovic baru positif Covid-19 pada Desember lalu. Sesuai dengan protokol kesehatan Australia, seharusnya dia menjalani isolasi selama beberapa waktu, dan hal tersebut tak dilaksanakan.
(sha)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!