Sikap Positif Pemain Inggris Terhadap Rasisme Mendapat Apresiasi
Kamis, 11 Juni 2020 - 08:31 WIB
Southgate mengungkapkan telah ada langkah maju dalam perang global melawan rasisme, tetapi langkah besar lainnya masih diperlukan. Menurut dia, komunitas BAME (Black, Asian, Minority Ethnic) dan semua orang berhak memiliki hak sama untuk berkarya di berbagai bidang tanpa melihat warna kulit dan sebagainya, termasuk sepak bola.
Pelatih yang membawa Inggris ke semifinal Piala Dunia 2018 itu merasa senang, karena FA telah mencoba melakukan contoh yang baik dengan memberikan kesempatan menangani tim nasional seperti Justin Cochrane di tim Inggris U-16. (Baca: Penanganan Rasisme di Liga Inggris Buruk)
“Saya pikir ini benar-benar melintasi semua profesi. Kami seharusnya berbicara tentang peluang bagi semua orang menjadi pelatih dan manajer, tetapi ada juga administrasi dan banyak bidang lain di mana kita mempekerjakan orang di departemen analisis dan departemen medis. Kita harus memiliki perwakilan di semua bidang itu," kata Southgate.
Di Inggris kesempatan mantan para pemain kulit hitam menjadi pelatih terbilang kecil. Sebagai contoh, Steven Gerard dan Frank Lampar bisa melatih di level elite, sedangkan Sol Campbell dan Ashley Cole harus berjuang bersama klub kasta lebih rendah. Desakan membuka selebar-lebarnya kesempatan juga diutarakan Sterling dan Jermain Defoe. (Baca juga: Sterling: Rasisme Sama juga Pandemi Covid-19 yang Harus Dihentikan)
Southgate menyadari keresahan itu. Mantan pelatih Middlesbrough itu menegaskan, semua orang berhak mendapatkan pekerjaan terbaik sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. "Kami harus menghindari perasaan bahwa Anda tidak bisa mencapai sesuatu karena itu menghentikan beberapa orang untuk mendapatkannya. Kami harus memastikan peluang ada di sana ketika orang-orang berkualitas dan mampu,” ujar Southgate.
Pelatih yang membawa Inggris ke semifinal Piala Dunia 2018 itu merasa senang, karena FA telah mencoba melakukan contoh yang baik dengan memberikan kesempatan menangani tim nasional seperti Justin Cochrane di tim Inggris U-16. (Baca: Penanganan Rasisme di Liga Inggris Buruk)
“Saya pikir ini benar-benar melintasi semua profesi. Kami seharusnya berbicara tentang peluang bagi semua orang menjadi pelatih dan manajer, tetapi ada juga administrasi dan banyak bidang lain di mana kita mempekerjakan orang di departemen analisis dan departemen medis. Kita harus memiliki perwakilan di semua bidang itu," kata Southgate.
Di Inggris kesempatan mantan para pemain kulit hitam menjadi pelatih terbilang kecil. Sebagai contoh, Steven Gerard dan Frank Lampar bisa melatih di level elite, sedangkan Sol Campbell dan Ashley Cole harus berjuang bersama klub kasta lebih rendah. Desakan membuka selebar-lebarnya kesempatan juga diutarakan Sterling dan Jermain Defoe. (Baca juga: Sterling: Rasisme Sama juga Pandemi Covid-19 yang Harus Dihentikan)
Southgate menyadari keresahan itu. Mantan pelatih Middlesbrough itu menegaskan, semua orang berhak mendapatkan pekerjaan terbaik sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. "Kami harus menghindari perasaan bahwa Anda tidak bisa mencapai sesuatu karena itu menghentikan beberapa orang untuk mendapatkannya. Kami harus memastikan peluang ada di sana ketika orang-orang berkualitas dan mampu,” ujar Southgate.
Lihat Juga :