Sains Ungkap Messi Dua Kali Lebih Baik dari Cristiano Ronaldo
Kamis, 11 Juni 2020 - 21:04 WIB
Profesor Jesse Davis dari Universidad Catolica Leuven University di Leuven, Belgia, dan pakar data di SciSports berusaha menentukan siapa yang benar-benar yang terbaik di antara keduanya, dengan menggunakan superkomputer.
Para sarjana teknologi berusaha untuk mencari tahu siapa yang benar-benar layak mendapatkan titel GOAT (greatest of all time) berdasarkan 1.600 aksi berbeda yang terjadi selama pertandingan. (Baca juga: Chiellini Minta Juventus Waspadai Inter dalam Perburuan Gelar Serie A ).
Menjelaskan sistem penilaian, Davis menjelaskan: "Nilai seorang pemain sering ditentukan oleh gol dan assist," katanya seperti dilansir The Sun. "Namun, gol adalah peristiwa yang jarang, dan rata-rata 1.600 aksi diperkirakan terjadi dalam pertandingan."
"Model kami melihat setiap aksi, berupa tembakan, operan, dribel, tekel, dan kami menghitung nilainya."
Para sarjana teknologi berusaha untuk mencari tahu siapa yang benar-benar layak mendapatkan titel GOAT (greatest of all time) berdasarkan 1.600 aksi berbeda yang terjadi selama pertandingan. (Baca juga: Chiellini Minta Juventus Waspadai Inter dalam Perburuan Gelar Serie A ).
Menjelaskan sistem penilaian, Davis menjelaskan: "Nilai seorang pemain sering ditentukan oleh gol dan assist," katanya seperti dilansir The Sun. "Namun, gol adalah peristiwa yang jarang, dan rata-rata 1.600 aksi diperkirakan terjadi dalam pertandingan."
"Model kami melihat setiap aksi, berupa tembakan, operan, dribel, tekel, dan kami menghitung nilainya."
Lihat Juga :