Agen Blak-blakan Ungkap Alasan Pratama Arhan Pilih Tokyo Verdy ketimbang Klub Elite Eropa
Jum'at, 04 Maret 2022 - 19:32 WIB
Menurut Bogdanovic, klub yang berkompetisi di kasta kedua Liga Jepang itu sudah memantaunya sejak satu tahun lalu dan hampir mendatangkannya pada Agustus 2021 lalu tetapi karena ketatnya peraturan Pemerintah Jepang soal kedatangan orang asing akibat pandemi Covid-19 yang belum mereda membuat transfernya gagal.
Baca juga: UEFA Yakini FIFA Batalkan Rencana Gelar Piala Dunia Dua Tahunan
“Tentu banyak tawaran datang untuk Arhan, terutama setelah Piala AFF. Tetapi Tokyo Verdy sudah sekitar satu tahun tertarik dengan Arhan,” kata Bogdanovic kepada awak media, saat menemani kliennya dalam konferensi pers di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Kamis (4/3/2022). Dalam acara tersebut, turut hadir Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dan CEO PSIS Semarang,
Tokyo Verdy dan Arhan mencapai kesepakatan sebelum Piala AFF 2020 digelar. Alhasil, dia tak tergoda dengan tawaran dari Eropa dan tetap menjaga perjanjian dengan klub anyarnya itu.
“Waktu Piala Menpora saya pertama kali menawarkan Arhan ke scout Tokyo Verdy. Dan setelah melihat data performanya, mereka mulai tertarik dan terus memantau sampai bulan Agustus. Dan saat itu sebenarnya sudah ada perjanjian (antara Arhan dan Tokyo Verdy untuk bergabung) tapi karena Corona saat itu sangat sulit untuk berangkat,” imbuhnya.
Baca juga: UEFA Yakini FIFA Batalkan Rencana Gelar Piala Dunia Dua Tahunan
“Tentu banyak tawaran datang untuk Arhan, terutama setelah Piala AFF. Tetapi Tokyo Verdy sudah sekitar satu tahun tertarik dengan Arhan,” kata Bogdanovic kepada awak media, saat menemani kliennya dalam konferensi pers di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Kamis (4/3/2022). Dalam acara tersebut, turut hadir Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dan CEO PSIS Semarang,
Tokyo Verdy dan Arhan mencapai kesepakatan sebelum Piala AFF 2020 digelar. Alhasil, dia tak tergoda dengan tawaran dari Eropa dan tetap menjaga perjanjian dengan klub anyarnya itu.
“Waktu Piala Menpora saya pertama kali menawarkan Arhan ke scout Tokyo Verdy. Dan setelah melihat data performanya, mereka mulai tertarik dan terus memantau sampai bulan Agustus. Dan saat itu sebenarnya sudah ada perjanjian (antara Arhan dan Tokyo Verdy untuk bergabung) tapi karena Corona saat itu sangat sulit untuk berangkat,” imbuhnya.
Lihat Juga :