Eko Roni Saputra Siap Bungkam Jagoan Kamboja di ONE Championship
Senin, 07 Maret 2022 - 23:01 WIB
Eko terakhir tampil di ONE Championship dalam ajang ONE: BATTLEGROUND II pada Agustus tahun lalu. Saat itu, dia sukses membenamkan Liu Peng Shuai dari China hanya dalam 10 detik. Kemenangan knockout tersebut sekaligus mencatatkan namanya sebagai pemilik KO tercepat di divisi flyweight.
Sejak saat itu, namanya mulai diperhitungkan sebagai kandidat pertama dari Indonesia yang layak jadi penantang juara dunia di masa depan. Namun, Eko harus terlebih dahulu masuk peringkat lima besar dan untuk meraih posisi itu, dia perlu mengalahkan beberapa petarung top lain seperti Rothana.
BACA JUGA: MotoGP Mandalika 2022, Menparekraf: Tak Diperlukan Lagi Tes PCR dan Antigen
Sang lawan merupakan juara Kun Khmer, seni bela diri tradisional dari Kamboja dengan catatan lebih dari seratus kemenangan. Meski laga terakhirnya di ONE berakhir dengan kekalahan, dia dikenal sebagai kryptonite bagi atlet Indonesia.
Petarung 36 tahun tersebut telah mencatatkan kemenangan atas Rudy Agustian dan Abro Fernandes, dua mantan juara MMA nasional. Terlebih, dua pencapaian tersebut selalu diraih lewat Technical Knockout (TKO) pada ronde kedua.
Meski tak ingin menganggap laga nanti sebagai misi balas dendam, Eko mengerti betul pentingnya kemenangan. Apalagi, saat ini dia tengah mencatatkan lima kemenangan beruntun yang semuanya diraih pada ronde pertama. Eko tentu tak ingin kehilangan momentum dan bertekad menjadikan Rothana sebagai korban ledakan berikutnya.
Sejak saat itu, namanya mulai diperhitungkan sebagai kandidat pertama dari Indonesia yang layak jadi penantang juara dunia di masa depan. Namun, Eko harus terlebih dahulu masuk peringkat lima besar dan untuk meraih posisi itu, dia perlu mengalahkan beberapa petarung top lain seperti Rothana.
BACA JUGA: MotoGP Mandalika 2022, Menparekraf: Tak Diperlukan Lagi Tes PCR dan Antigen
Sang lawan merupakan juara Kun Khmer, seni bela diri tradisional dari Kamboja dengan catatan lebih dari seratus kemenangan. Meski laga terakhirnya di ONE berakhir dengan kekalahan, dia dikenal sebagai kryptonite bagi atlet Indonesia.
Petarung 36 tahun tersebut telah mencatatkan kemenangan atas Rudy Agustian dan Abro Fernandes, dua mantan juara MMA nasional. Terlebih, dua pencapaian tersebut selalu diraih lewat Technical Knockout (TKO) pada ronde kedua.
Meski tak ingin menganggap laga nanti sebagai misi balas dendam, Eko mengerti betul pentingnya kemenangan. Apalagi, saat ini dia tengah mencatatkan lima kemenangan beruntun yang semuanya diraih pada ronde pertama. Eko tentu tak ingin kehilangan momentum dan bertekad menjadikan Rothana sebagai korban ledakan berikutnya.
Lihat Juga :