Menpora Sampaikan Protokol Keolahragaan di Tengah Pandemi Covid-19

Senin, 22 Juni 2020 - 20:22 WIB
"Jadi yang ada di pelatnas tidak bisa keluar dan yang ada di luar tidak bisa ke dalam, bahkan mendapat kirim dari keluarga baru boleh di buka setelah tiga hari. Jadi memang protokolnya ketat, " tambah Menpora.

Ia melanjutkan, bagi cabor yang lain, mereka latihan mandiri secara virtual. Kalau mereka berhenti selama satu bulan saja maka paling tidak dibutuhkan paling cepat 6-7 bulan untuk recovery. Maka mereka memilih untuk tetap latihan secara virtual.

"Sekarang di era normal baru ini kami sudah mengeluarkan protokol untuk kepemudaan dan keolahragaan. Untuk olahraga kita bagi tiga katagori yaitu katagori latihan, katagori jenis pertandingan dan katagori olahraga masyarakat. Itu pun masih kami bagi fase perfase," jelasnya.

Untuk fase pertama, masih katanya, kita bolehkan untuk melakukan latihan tetapi dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Misalnya, saat atlet ketempat latihan mereka sudah harus memakai pakaian latihan dari rumah. Saat tiba tempat latihan, paling tidak atlet harus di tes rapid, namun akan lebih baik kalau tes PCR.

"Tidak kita boleh try out atau try in. Fase kedua sama namun ada penambahan, latihan tidak boleh bergerombol. Fase ketiga, baru kita pilih-pilih, mana yang boleh ada turnamen atau kejuaraan namun dengan protokol kesehatan yang sangat ketat," tutupnya.
(atk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!