Kisah Diego Simeone Jebol Gawang Mantan Klub

Selasa, 23 Juni 2020 - 09:01 WIB
Musim panas 1997 membawa Simeone ke Italia, dimana ia bermain selama dua tahun untuk Inter Milan, dan menjuarai Piala UEFA 1997-98. Ia kemudian menghabiskan empat musim lagi di Lazio, dimana ia mengangkat empat trofi termasuk gelar Serie A 1999-2000 dalam sebuah tim yang dilatih oleh Sven Goran Eriksson.

Simeone kembali ke Atlético pada tahun 2003 untuk membantu klub melewati masa sulit dalam sejarahnya. Bersama dengan rekan baru, termasuk kompatriot Ariel Ibagaza, dan dua talenta asli asal akademi, Fernando Torres dan Gabi Fernandez, ia membantu tim kembali ke kasta tertinggi setelah dua musim berada di kasta kedua.

Karir internasionalnya bersama Argentina cukup panjang dan sukses, termasuk 11 gol dalam 108 pertandingan, penampilan dalam tiga Piala Dunia, serta dua gelar Copa America. Setelah menyelesaikan karir bermainnya di tanah kelahiran bersama Racing Club, ia kemudian memulai karir kepelatihannya di sepakbola Argentina, sebelum kembali ke Atletico sebagai pelatih pada bulan Desember 2011. (Baca juga: Presiden Atletico Madrid Yakin Trofi Liga Champions Musim Ini Milik Mereka )

Simeone segera mencari cara menanamkan semangat yang sama dan telah ditampilkan pekan demi pekan oleh skuad Atletico. Rekan satu tim lainnya dari dalam gelar ganda musim 1995/96, Juan Vizcaino dan Jose Luis Caminero, juga kembali ke klub itu, ketika Simeone membawa mereka ke gelar LaLiga berikutnya dan melawan segala rintangan LaLiga pada musim 2013/14.

Mantan gelandang tak kenal lelah ini masih dikenal dengan karakternya yang meledak-ledak, terutama ketika ia mendampingi timnya dari pinggir lapangan, dan ia akan kembali melakukannya untuk Atletico setelah La Liga kembali bergulir. Berawal sebagai pemain dan sekarang menjadi pelatih, El Cholo adalah seorang Atletico sejati.
(sha)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!