Ketika Aksi Demo Hamilton Soal Rasisme Dikritik Politisi Partai Brexit

Rabu, 24 Juni 2020 - 01:03 WIB
Aksi Hamilton dalam memerangi rasial mendapatkan dukungan dari penggemar Formula 1 dan masyarakat umum. Tidak hanya pesan positif saja yang diterima pilot jet darat Mercedes, ada juga pesan negatif yang diterimanya.

Salah satunya datang dari Nigel Farage. Pemimpin Partai Brexit itu menyebut jika Hamilton merupakan pria yang munafik, sebab dia mendapatkan uang besar dari tim Mercedes. (Baca juga: Daripada Nanggung Malu, Stoner Sarankan Rossi Segera Pensiun )

"Seperti yang dikatakan Richard Littlejohn, Lewis Hamilton memuji penghancuran patung-patung dan menyerukan penghapusan semua 'simbol rasis' di seluruh dunia. Dia dibayar £ 40 juta setahun oleh Mercedes, sebuah perusahaan yang menghasilkan banyak keuntungan dari perbudakan. Apakah kemunafikan yang bodoh akan berakhir?" tanya Farage pada akun Twitter pribadinya (@Nigel_Farage)

Tulisan Farage ini direplikasi oleh beberapa anggota partainya. Ribuan pengikut juga menyerang Hamilton karena mobil yang digunakan Adolf Hitler adalah Mercedes. Dengan demikian, kehadiran Hamilton pada aksi damai di London juga banyak dikritik karena diduga memiliki pose yang sangat artifisial.
(sha)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!