IADO Siap Sukseskan ASEAN Para Games 2022
Rabu, 27 Juli 2022 - 15:04 WIB
BACA JUGA: Ranking BWF World Tour Jagoan Bulu Tangkis Indonesia usai Taipei Open 2022
Ketentuan ini berlaku tidak hanya untuk atlet penyandang disabilitas (paralimpik), tetapi juga yang non disabilitas, karena World Anti-Doping Code memberlakukan aturan tersebut baik untuk para atlet NOC, tetapi juga NPC. Nantinya, seluruh sample doping akan dikirimkan sesegera mungkin ke Laboratoroum Anti-Doping yang terakreditasi WADA, dalam hal ini yang ada di Bangkok.
Ini bukan pertama kali bagi IADO melakukan tes anti-doping kepada para atlet yang bertanding di Indonesia. Sebelumnya, Hal serupa juga dilakukan pada ajang Indonesia Masters 2022, Indonesia Open 2022, serta FIBA Asia Cup 2022.
Ketentuan ini berlaku tidak hanya untuk atlet penyandang disabilitas (paralimpik), tetapi juga yang non disabilitas, karena World Anti-Doping Code memberlakukan aturan tersebut baik untuk para atlet NOC, tetapi juga NPC. Nantinya, seluruh sample doping akan dikirimkan sesegera mungkin ke Laboratoroum Anti-Doping yang terakreditasi WADA, dalam hal ini yang ada di Bangkok.
Ini bukan pertama kali bagi IADO melakukan tes anti-doping kepada para atlet yang bertanding di Indonesia. Sebelumnya, Hal serupa juga dilakukan pada ajang Indonesia Masters 2022, Indonesia Open 2022, serta FIBA Asia Cup 2022.
(yov)
Lihat Juga :