Indonesia U-16 Hantam Vietnam, Bima Sakti Ungkap Kunci Sukses Cetak 2 Gol di Babak Kedua
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 23:45 WIB
Indonesia tampil trengginas di babak kedua, Bima Sakti pun mengungkapkan bahwa dirinya memang memberikan koreksi pada permainan timnya saat turun minum. Dia meminta Muhammad Iqbal Gwijangge dan kolega untuk tampil menyerang di menit-menit awal karena menurutnya itu adalah momen krusial di mana lawan biasanya belum fokus.
Baca juga: Hasil Fulham vs Liverpool: Mo Salah Selamatkan Wajah The Reds
“Tadi saya sampaikan ke semua pemain ‘inisiatif di menit awal’ karena biasanya di menit awal babak pertama atau akhir itu masa-masa krusial dalam sepak bola. Begitu juga di babak kedua,” kata Bima Sakti dalam konferensi pers pasca laga, Sabtu (6/8/2022).
“Oleh sebab itu saya katakan pada mereka tadi tolong manfaatkan peluang, cepat melakukan serangan balik karena Vietnam selalu memakai tiga bek di belakang jadi kalau kita build up lagi bek mereka keburu lima lagi karena fullback kanan-kiri itu sudah turun. Karena itu kita harus cepat serangan balik dan crossing ke kotak penalti dan Alhamdulillah bisa mendapatkan dua gol di awal babak kedua,” imbuhnya.
Tak hanya di lini depan, juru taktik berusia 46 tahun itu juga mengevaluasi buruknya pertahanan Pasukan Garuda Muda di babak pertama. Dia ingin para pemain belakangnya bermain lebih rapat agar memaksa pemain depan The Golden Star –julukan Vietnam- bermain lebih melebar sehingga tak leluasa menciptakan peluang berbahaya lewat umpan terobosan.
Baca juga: Hasil Fulham vs Liverpool: Mo Salah Selamatkan Wajah The Reds
“Tadi saya sampaikan ke semua pemain ‘inisiatif di menit awal’ karena biasanya di menit awal babak pertama atau akhir itu masa-masa krusial dalam sepak bola. Begitu juga di babak kedua,” kata Bima Sakti dalam konferensi pers pasca laga, Sabtu (6/8/2022).
“Oleh sebab itu saya katakan pada mereka tadi tolong manfaatkan peluang, cepat melakukan serangan balik karena Vietnam selalu memakai tiga bek di belakang jadi kalau kita build up lagi bek mereka keburu lima lagi karena fullback kanan-kiri itu sudah turun. Karena itu kita harus cepat serangan balik dan crossing ke kotak penalti dan Alhamdulillah bisa mendapatkan dua gol di awal babak kedua,” imbuhnya.
Tak hanya di lini depan, juru taktik berusia 46 tahun itu juga mengevaluasi buruknya pertahanan Pasukan Garuda Muda di babak pertama. Dia ingin para pemain belakangnya bermain lebih rapat agar memaksa pemain depan The Golden Star –julukan Vietnam- bermain lebih melebar sehingga tak leluasa menciptakan peluang berbahaya lewat umpan terobosan.
Lihat Juga :