Piala FA, Menanti Tuah Wajah Baru di Semifinal
Selasa, 30 Juni 2020 - 11:45 WIB
"Selama terus meraih kemenangan, Anda menantikan pertandingan berikutnya. Jadi, saya pikir semua orang tahu bahwa kami bisa bermain lebih baik. Kami lolos ke semifinal dan semua orang pulang dengan tersenyum. Sekarang, kami berada di Wembley, selangkah lagi dari final, jadi kami akan mencobanya,” kata Solskjaer, dilansir manutd.com.
Sama seperti Solskjaer, Chelsea juga menaruh asa besar kepada Frank Lampard. Berstatus legendaris klub periode 2001-2014, Lampard mendapat dukungan penuh fans dan pemilik The Blues Roman Abramovich.
Polesannya terbilang moncer mengingat sejak bergabung Juli 2019, Lampard mampu memaksimalkan skuad yang ada meski Chelsea tidak diperbolehkan beraktivitas di bursa transfer musim panas lalu. Hebatnya, Lampard sukses membawa Chelsea menempati urutan keempat klasemen sementara Liga Primer, lolos ke babak 16 besar Liga Champions dan semifinal Piala FA. (Baca juga: Barcelona Ikat Miralem Pjanic Selama Empat Tahun)
Berbekal koleksi empat trofi Piala FA yang diraihnya sebagai pemain (2006/2007, 2008/2009, 2009/2010, 2011/2012), Lampard jelas harus diwaspadai Solskjaer dan MU. Mengamankan trofi musim ini bakal semakin membuat Abramovich royal menggelontorkan uang untuk memboyong pemain buat musim depan.
Sejauh ini, The Blues telah mendatangkan Hakim Ziyech (Ajax Amsterdam) dan Timo Werner (RB Leipzig). Meski membawa Chelsea meraih lima kemenangan beruntun, Lampard enggan berpuas diri. Secara khusus dia menyoroti penampilan timnya seusai mengalahkan Leicester City 1-0 di perempat Final Pial FA, Minggu (28/6).
Lampard mengungkapkan kekecewaan terhadap Chelsea yang dinilai bermain di bawah standar terbaiknya. Dia sempat marah besar terhadap timnya dan bahkan bisa melakukan pergantian banyak pemain saat istirahat babak pertama.
Namun, hanya tiga pemain yang ditarik, yakni Reece James, Mason Mount, dan Billy Gilmour, kemudian memasukkan Ross Barkley, Mateo Kovacic, dan Cesar Azpilicueta. Hasilnya, Chelsea mendapatkan gol kemenangan yang disumbangkan Barkley (63). “Saya membuat tiga pergantian pemain. Tapi, saya bisa membuat delapan atau sembilan. Itu mengubah permainan. Tapi, secara keseluruhan kami masih belum cukup baik,” ungkap Lampard. (Baca juga: China Dilaporkan Berlakukan Wajib Aborsi untuk Muslim Ugihur)
Pelatih berusia 42 tahun tersebut menilai timnya harus memperbaiki kinerja bila ingin mengalahkan MU di semifinal Piala FA. “Saya minta maaf jika terdengar terlalu sedih. Saya sangat senang kami lolos. Namun, perjalanan ke Wembley akan sulit karena kami menghadapi tim kuat,” ujar Lampard.
Sama seperti Solskjaer, Chelsea juga menaruh asa besar kepada Frank Lampard. Berstatus legendaris klub periode 2001-2014, Lampard mendapat dukungan penuh fans dan pemilik The Blues Roman Abramovich.
Polesannya terbilang moncer mengingat sejak bergabung Juli 2019, Lampard mampu memaksimalkan skuad yang ada meski Chelsea tidak diperbolehkan beraktivitas di bursa transfer musim panas lalu. Hebatnya, Lampard sukses membawa Chelsea menempati urutan keempat klasemen sementara Liga Primer, lolos ke babak 16 besar Liga Champions dan semifinal Piala FA. (Baca juga: Barcelona Ikat Miralem Pjanic Selama Empat Tahun)
Berbekal koleksi empat trofi Piala FA yang diraihnya sebagai pemain (2006/2007, 2008/2009, 2009/2010, 2011/2012), Lampard jelas harus diwaspadai Solskjaer dan MU. Mengamankan trofi musim ini bakal semakin membuat Abramovich royal menggelontorkan uang untuk memboyong pemain buat musim depan.
Sejauh ini, The Blues telah mendatangkan Hakim Ziyech (Ajax Amsterdam) dan Timo Werner (RB Leipzig). Meski membawa Chelsea meraih lima kemenangan beruntun, Lampard enggan berpuas diri. Secara khusus dia menyoroti penampilan timnya seusai mengalahkan Leicester City 1-0 di perempat Final Pial FA, Minggu (28/6).
Lampard mengungkapkan kekecewaan terhadap Chelsea yang dinilai bermain di bawah standar terbaiknya. Dia sempat marah besar terhadap timnya dan bahkan bisa melakukan pergantian banyak pemain saat istirahat babak pertama.
Namun, hanya tiga pemain yang ditarik, yakni Reece James, Mason Mount, dan Billy Gilmour, kemudian memasukkan Ross Barkley, Mateo Kovacic, dan Cesar Azpilicueta. Hasilnya, Chelsea mendapatkan gol kemenangan yang disumbangkan Barkley (63). “Saya membuat tiga pergantian pemain. Tapi, saya bisa membuat delapan atau sembilan. Itu mengubah permainan. Tapi, secara keseluruhan kami masih belum cukup baik,” ungkap Lampard. (Baca juga: China Dilaporkan Berlakukan Wajib Aborsi untuk Muslim Ugihur)
Pelatih berusia 42 tahun tersebut menilai timnya harus memperbaiki kinerja bila ingin mengalahkan MU di semifinal Piala FA. “Saya minta maaf jika terdengar terlalu sedih. Saya sangat senang kami lolos. Namun, perjalanan ke Wembley akan sulit karena kami menghadapi tim kuat,” ujar Lampard.
Lihat Juga :