4 Petinju Indonesia yang Meninggal usai Duel: Mayoritas Pendarahan Otak
Sabtu, 17 September 2022 - 08:43 WIB
Hero Tito dalam kondisi koma selama 4 hari di rumah sakit akibat pukulan uppercut James Momoginta di ronde ketujuh dalam pertarungan kelas ringan. Ia pergi meninggalkan seorang istri dan dua orang putri yang masih berusia 13 tahun dan 5 tahun.
Kematian Hero Tito menjadi sorotan dunia hingga mendapat perhatian dari legenda tinju Lennox Lewis dan pelatih Freddie Roach. Mereka mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Hero Tito.
2. Tubagus Setia Sakti
Sebelum dinyatakan meninggal pada tanggal 27 Januari 2013, Tubagus mengalami pendarahan otak karena kalah bertanding dengan Ical Tobida. Pria yang berasal dari Bandar Lampung itu meninggal saat berusia 17 tahun di RS UKI, Cawang, Jakarta.
Saat duel di ronde kedelapan, wasit yang memimpin jalannya pertandingan terpaksa harus menghentikannya karena Tubagus beberapa kali mengangkat tangannya untuk memberi tahu bahwa Ia sudah tidak dapat melanjutkan pertandingannya.
3. Muhammad Afrizal
Kematian Hero Tito menjadi sorotan dunia hingga mendapat perhatian dari legenda tinju Lennox Lewis dan pelatih Freddie Roach. Mereka mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Hero Tito.
2. Tubagus Setia Sakti
Sebelum dinyatakan meninggal pada tanggal 27 Januari 2013, Tubagus mengalami pendarahan otak karena kalah bertanding dengan Ical Tobida. Pria yang berasal dari Bandar Lampung itu meninggal saat berusia 17 tahun di RS UKI, Cawang, Jakarta.
Saat duel di ronde kedelapan, wasit yang memimpin jalannya pertandingan terpaksa harus menghentikannya karena Tubagus beberapa kali mengangkat tangannya untuk memberi tahu bahwa Ia sudah tidak dapat melanjutkan pertandingannya.
3. Muhammad Afrizal
Lihat Juga :