Polisi Tembakkan Gas Air Mata ke Tribun Penonton, PSSI Beri Pembelaan

Minggu, 02 Oktober 2022 - 18:00 WIB
Yunus Nusi menyebut jika penggunaan gas air mata berada di tangan kepolisian. Pihak Kepolisian tentu punya pertimbangan tersendiri.

“Kejadiannya terjadi begitu cepat pada tragedi tersebut. Tentu dari pihak keamanan sendiri telah dipikirkan dan dikaji dengan baik," ucapnya.

"Karena memang setelah 45x2, dari suporter banyak yang turun ke lapangan, dan pihak keamanan mengambil langkah antisipatif,” lanjut Yunus Nusi saat konferensi pers.

Baca Juga: FIFA Minta Laporan PSSI Buntut Tragedi 129 Orang Meninggal di Stadion Kanjuruhan

Saat ini, total ada 180 orang yang tengah dirawat di sejumlah rumah sakit. Korban tersebar di RSUD Kanjuruhan, RS Wava Husada, RS Teja Husada, RSUD Saiful Anwar, dan beberapa rumah sakit di Kota Malang.
(mirz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!