Kisah Pilu Anak Jadi Korban Tragedi Kanjuruhan Sudah Dimakamkan, sang Ibu Menangis Belum Sempat Lihat Terakhir Kali

Senin, 03 Oktober 2022 - 17:00 WIB
“Saya mencoba menenangkan, berdiri di samping ibunya (Yuli) dan mencoba untuk mendekap, di sana air matanya keluar tak tertahankan, dan akhirnya saya menawarkan tumpangan untuk jalan ke Surabaya, syukur ibunya mau,” tuturnya.

“Di perjalanan menuju Malang si ibu hanya menangis dan tatapannya kosong, dia juga menunjukkan foto anaknya dan bilang ‘saya jauh-jauh ke Jakarta untuk besarin anak, kalo anak saya sudah engga seperti ini rasanya sia-sia,” kata Ginanjar.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan, Dik Doank Ingatkan Jangan Fanatik pada Bola

Perjalanan dari Surabaya menuju Malang diwarnai isak tangis. Tangis Ginanjar ikutan pecah lantaran terus menerus melihat sang Ibu menangis.

“Air mata di perjalanan pun sudah tidak bisa saya tahan, hujan di perjalanan menambah perasaan sedih yang tak berujung,” pungkasnya.

Instastory Instagram: Clik disini

(mirz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!