Piala Presiden Esports 2022 Momentum Genjot Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 26 Oktober 2022 - 22:17 WIB
Staf Khusus Kesekjenan PB Esports Indonesia (PBESI), Debora Imanuella, mengakui esports semakin berkembang di Indonesia. Dia berharap nantinya bisa membuka banyak peluang untuk memajukan pertumbuhan ekonomi digital.

“Dari sini PBESI ingin memberikan kontribusi dalam perkembangan ekonomi digital dengan membuat akademi Garudaku, mendukung jalannya Piala Presiden Esports 2022, sampai membuka banyak kesempatan sebagai pilihan karier,” jelas Debora Imanuella.

Berdasarkan data pada tahun 2021, pendapatan industri game di Indonesia mencapai 2,08 miliar dolar AS atau setara Rp30 triliun. Angka ini melonjak dari tahun 2020, tepatnya ketika pendapatan industri game di Indonesia mencapai USD 1,1 miliar atau setara Rp 15,7 triliun.

Besarnya pendapatan dari industri game saat ini sayangnya masih dinikmati developer luar negeri. Game lokal diharapkan juga mulai "mengambil kue" sekaligus ikut mengembangkan sektor ekonomi digital melalui industri game.

Di Piala Presiden Esports 2022, ada tiga game lokal yang dipertandingkan, yakni; Battle of Guardians, Battle of Satria Dewa, dan Lokapala. Harapannya, menemukan pasar yang signifikan baik di Indonesia maupun di luar negeri.

“Dulu, kami berangkat dari komunitas terlebih dahulu. Butuh waktu cukup lama bagi kami untuk memasarkan game Battle of Guardian hingga akhirnya mendapatkan kesempatan untuk masuk jadi cabang game di Piala Presiden Esports 2022. Tentu saja kami sangat berterima kasih atas kesempatan ini dan semoga kami bisa berkontribusi besar untuk perkembangan ekonomi digital Indonesia nantinya. Kami juga berharap bahwa dari ajang Piala Presiden Esports 2022, game Battle of Guardian bisa reach out ke komunitas gamers yang lebih besar lagi,” ungkap Alexander Andrew Halim selaku CEO Battle of Guardian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!