Francesco Bagnaia Dapat Pelajaran Berharga usai Juarai MotoGP 2022
Sabtu, 12 November 2022 - 02:03 WIB
Imbasnya, Pecco mendapatkan banyak kritik dari pengamat, fans rival, hingga penggemarnya. Pembalap asal Italia itu dianggap sudah selesai. Namun, bagi Bagnaia, kritik tersebut justru dijadikan sebagai bahan bakar untuk bangkit.
“Setiap orang dapat memiliki sudut pandang mereka sendiri dan mengatakan apa yang mereka pikirkan. Saya menerima bahwa beberapa orang tidak ingin menjadi penggemar saya karena mereka lebih memilih pembalap lain. Saya juga memahaminya dan saya dapat mengatakan bahwa mereka mengatakan yang sebenarnya,” ungkap Bagnaia dikutip dari Speedweek.
“Jika Anda memasuki musim dengan tekanan untuk menang, Anda harus membuktikan bahwa Anda memiliki potensi untuk menjadi juara dunia. Saya melewatkan itu di banyak balapan karena saya jatuh dan membuat kesalahan.”
“Saya pikir itu normal untuk dikritik setelah kesalahan ini. Saya menerimanya. Saya juga menerimanya ketika saya melakukan kesalahan di Ibiza di musim panas (merujuk pada insiden tabrakan karena mabuk),” tambah Bagnaia.
Bagnaia mengatakan, kritik merupakan bagian dari perjalanan untuk meraih gelar juara. Tak menyimpan dendam, dia justru berusaha untuk mengevaluasi diri setelah mendapatkan kritik keras dari semua orang.
“Setiap orang dapat memiliki sudut pandang mereka sendiri dan mengatakan apa yang mereka pikirkan. Saya menerima bahwa beberapa orang tidak ingin menjadi penggemar saya karena mereka lebih memilih pembalap lain. Saya juga memahaminya dan saya dapat mengatakan bahwa mereka mengatakan yang sebenarnya,” ungkap Bagnaia dikutip dari Speedweek.
“Jika Anda memasuki musim dengan tekanan untuk menang, Anda harus membuktikan bahwa Anda memiliki potensi untuk menjadi juara dunia. Saya melewatkan itu di banyak balapan karena saya jatuh dan membuat kesalahan.”
“Saya pikir itu normal untuk dikritik setelah kesalahan ini. Saya menerimanya. Saya juga menerimanya ketika saya melakukan kesalahan di Ibiza di musim panas (merujuk pada insiden tabrakan karena mabuk),” tambah Bagnaia.
Bagnaia mengatakan, kritik merupakan bagian dari perjalanan untuk meraih gelar juara. Tak menyimpan dendam, dia justru berusaha untuk mengevaluasi diri setelah mendapatkan kritik keras dari semua orang.
Lihat Juga :