Wow! Ada Sentuhan Petani Indramayu di Stadion Piala Dunia 2022
Senin, 28 November 2022 - 20:00 WIB
“Di antara yang saya bangun itu adalah Stadion Al Bayt di Al Khor, Al Janoub di Al Wakra, Ahmad Bin Ali di Al Rayyan, Education City di Qatar Foundation, Al Thumama, Stadion 974, dan Stadion Lusail,” dia memaparkan.
Bersama lembaganya, Saprudin bertanggung jawab dalam menumbuhkan rumput yang diperlukan untuk stadion, serta pepohonan yang akan mengisi ruang hijau di sekitarnya.
“Saya bertanggung jawab untuk operasional, produksi, dan pemeliharaan sekitar 16.000 pohon dan 679.000 semak, dan rumput yang mencakup area seluas 425.000 meter persegi, 80-an varietas pohon dan semak yang berbeda,” tuturnya.
Saprudin besar di Indramayu di keluarga petani. Sejak kecil, dia sering membantu orang tuanya memanen padi, jeruk, atau mencari rumput untuk pakan kambing.
Setelah lulus SMP dan SMA, dia berkuliah di Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada jurusan Ilmu Tanah.
Bersama lembaganya, Saprudin bertanggung jawab dalam menumbuhkan rumput yang diperlukan untuk stadion, serta pepohonan yang akan mengisi ruang hijau di sekitarnya.
“Saya bertanggung jawab untuk operasional, produksi, dan pemeliharaan sekitar 16.000 pohon dan 679.000 semak, dan rumput yang mencakup area seluas 425.000 meter persegi, 80-an varietas pohon dan semak yang berbeda,” tuturnya.
Saprudin besar di Indramayu di keluarga petani. Sejak kecil, dia sering membantu orang tuanya memanen padi, jeruk, atau mencari rumput untuk pakan kambing.
Setelah lulus SMP dan SMA, dia berkuliah di Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada jurusan Ilmu Tanah.
Lihat Juga :