Kisah Volunteer Indonesia di Piala Dunia 2022, Rela Tak Dibayar dan Beli Tiket Pesawat Sendiri
Senin, 05 Desember 2022 - 20:05 WIB
"Dan saya baru mendapat jalannya pada 2016 saat FIFA membuka pendaftaran untuk Piala Konfederasi 2017 dan Piala Dunia 2018. Saya terpilih untuk keduanya. Dan pada Piala Dunia 2022 Qatar saya daftar lagi, karena saya passionnya di situ," ucapnya lagi.
Sebagai volunteer, mereka tak dibayar. Bahkan, tiket pesawat dari Indonesia ke Qatar pun harus ditanggung sendiri.
BACA JUGA: Fans Inggris Teriak Bebaskan Palestina saat Diwawancarai Reporter Israel
"Karena kita namanya relawan, jadi kita tak dibayar dengan uang tapi diberikan fasilitas yang memudahkan kita dari negara tuan rumah. Di Qatar, kita dapat tempat tinggal, laundry, air minum refill gratis, transportasi juga gratis, dapat sarapan tiap hari, dan dapat makan saat kita kerja. Jadi gak usah mikirin apa-apa, semuanya sudah disediakan. Termasuk klinik kesehatan itu semua sudah ditanggung Qatar. Jadi kita tak perlu khawatir jika sakit,” kata Mita.
"Kami juga mendapat seragam (topi, kaos, jaket, celana training, dan tas) yang kalau dipakai bangga banget rasanya," Mita melanjutkan ceritanya.
Selain itu, Aldo menimpali, sebagai volunteer mereka juga mendapatkan seragam berbagai pernak-pernik Piala Dunia 2022. "Saat kami check-in ke stadion tertentu untuk setiap shift, kami mendapatkan sejumlah merchandise yang kalau dibeli di official store itu harganya cukup mahal. Jadi kami banyak mendapatkan barang-barang dari FIFA dan Qatar sebagai tuan rumah," ujar Aldo.
Sebagai volunteer, mereka tak dibayar. Bahkan, tiket pesawat dari Indonesia ke Qatar pun harus ditanggung sendiri.
BACA JUGA: Fans Inggris Teriak Bebaskan Palestina saat Diwawancarai Reporter Israel
"Karena kita namanya relawan, jadi kita tak dibayar dengan uang tapi diberikan fasilitas yang memudahkan kita dari negara tuan rumah. Di Qatar, kita dapat tempat tinggal, laundry, air minum refill gratis, transportasi juga gratis, dapat sarapan tiap hari, dan dapat makan saat kita kerja. Jadi gak usah mikirin apa-apa, semuanya sudah disediakan. Termasuk klinik kesehatan itu semua sudah ditanggung Qatar. Jadi kita tak perlu khawatir jika sakit,” kata Mita.
"Kami juga mendapat seragam (topi, kaos, jaket, celana training, dan tas) yang kalau dipakai bangga banget rasanya," Mita melanjutkan ceritanya.
Selain itu, Aldo menimpali, sebagai volunteer mereka juga mendapatkan seragam berbagai pernak-pernik Piala Dunia 2022. "Saat kami check-in ke stadion tertentu untuk setiap shift, kami mendapatkan sejumlah merchandise yang kalau dibeli di official store itu harganya cukup mahal. Jadi kami banyak mendapatkan barang-barang dari FIFA dan Qatar sebagai tuan rumah," ujar Aldo.
Lihat Juga :