Polisi Tangkap Bocah Pengirim Pesan Rasisme pada Wilfried Zaha

Senin, 13 Juli 2020 - 06:01 WIB
“Seorang bocah berusia 12 tahun dari Solihull telah kami tahan,” demikian pernyataan juru bicara polisi West Midlands.

Kasus ini mendapat perhatian khusus mengingat dunia tengah memerangi praktik rasisme dan diskriminasi. Bahkan sebelum pertandingan, para pemain Liga Inggris diajak berlutut sebagai tanda dukungan terhadap George Floyd -pria kulit hitam yang tewas di AS.

Klub Aston Villa mengutuk aksi suporter cilik tersebut, dan memastikan si bocah tidak akan dapat masuk ke stadion selama seumur hidupnya.

"Kami menyesalkan pesan rasis menjijikkan yang dikirim ke Zaha. Kami mengutuk semua bentuk diskriminasi ras dan berpihak pada Crystal Palace. Kami juga mengeluarkan larangan seumur hidup,” demikian pernyataan Aston Villa. (Baca juga: Perempuan Cerdas di Balik Sukses Pesepak Bola )
(mirz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!