Dikunjungi RDA Malaysia, Atlet Berkuda Siap Bantu Anak-anak Berkebutuhan Khusus
Minggu, 08 Januari 2023 - 23:50 WIB
"Pusat Organisasi RDA itu ada di Inggris, dan untuk saat ini banyak negara yang sudah memiliki Organisasi RDA seperti Singapura, Thailand, dan Filipina. Dan untuk Kerjasama dengan Indonesia nanti, Kami akan memberikan pelatihan khususnya kepada tenaga-tenaga Pelatih terapi autis yang meliputi Pelatih level 1, level 2, dan level 3 sesuai kurikulum dan metode-metode standar terapi autis. Dengan memiliki setidaknya 4 orang tenaga Pelatih terapi autis yang sudah mencapai Level 3, kelak Indonesia sudah bisa berkembang sendiri dengan membina tenaga-tenaga Pelatih terapi autis yang berlevel 1 dan 2. Untuk kuda-kuda yang digunakan bisa kuda dari jenis apa saja yang penting kuda itu harus benar-benar jinak sehingga tidak membahayakan bagi peserta terapiautisnya," Lanjut Tan Sri Abdul Azis, yang juga tertarik dengan kondisi di Andalan Stable yang menurutnya tepat untuk pusat pelatihan terapi autis.
BACA JUGA: Lawan Tahu Gaya Bermain, Apriyani/Fadia Tingkatkan Fisik dan Fokus
Adapun Kerjasama pembentukan Organisasi RDA Indonesia ini akan dilanjutkan pada Mei 2023 mendatang, diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman antara RDA Malaysia dan PP Pordasi yang dilanjutkan dengan proses pelatihan. Sementara itu, Dicky Kamsari, mengaku Andalan Stable sangat terbuka bila ingin digunakan sebagai tempat pusat pelatihan terapi autis.
Dengan hawa yang sejuk dan suasana jauh dari hingar bingar, lokasi Andalan Stable memang sangat cocok untuk pusat pelatihan sekaligus tempat terapi autis tersebut. Dicky Kamsari seraya menegaskan bahwa biaya-biaya yang timbul dari kegiatan tersebut akan menjadi tanggungan pribadi.
"Saya sangat menyambut baik niat dari RDA Malaysia untuk membangun kegiatan terapi autis di Indonesia. Meskipun dulu kegiatan ini sempat dilaksanakan di beberapa tempat namun memang saat ini tidak ada kelanjutannya. Melalui kegiatan ini Saya berharap terapi autis dapat kita kembangkan lagi di Indonesia. Dan ini adalah sebagai bentuk kepedulian Kami sebagai pecinta olahraga berkuda untuk bisa berbagi dengan anak-anak berkebutuhan khusus," ujar Dicky.
BACA JUGA: Lawan Tahu Gaya Bermain, Apriyani/Fadia Tingkatkan Fisik dan Fokus
Adapun Kerjasama pembentukan Organisasi RDA Indonesia ini akan dilanjutkan pada Mei 2023 mendatang, diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman antara RDA Malaysia dan PP Pordasi yang dilanjutkan dengan proses pelatihan. Sementara itu, Dicky Kamsari, mengaku Andalan Stable sangat terbuka bila ingin digunakan sebagai tempat pusat pelatihan terapi autis.
Dengan hawa yang sejuk dan suasana jauh dari hingar bingar, lokasi Andalan Stable memang sangat cocok untuk pusat pelatihan sekaligus tempat terapi autis tersebut. Dicky Kamsari seraya menegaskan bahwa biaya-biaya yang timbul dari kegiatan tersebut akan menjadi tanggungan pribadi.
"Saya sangat menyambut baik niat dari RDA Malaysia untuk membangun kegiatan terapi autis di Indonesia. Meskipun dulu kegiatan ini sempat dilaksanakan di beberapa tempat namun memang saat ini tidak ada kelanjutannya. Melalui kegiatan ini Saya berharap terapi autis dapat kita kembangkan lagi di Indonesia. Dan ini adalah sebagai bentuk kepedulian Kami sebagai pecinta olahraga berkuda untuk bisa berbagi dengan anak-anak berkebutuhan khusus," ujar Dicky.
(yov)
Lihat Juga :