Alexis Rocha Menang KO Ronde 7, Incar Gelar Terence Crawford
Senin, 30 Januari 2023 - 11:11 WIB
loading...
A
A
A
Ashie memasuki laga ini dengan pemberitahuan yang sangat singkat, menggantikan Anthony 'Juice' Young yang mengalami cedera pada awal minggu pertandingan. Penugasan ini berarti kenaikan divisi - dan kelas - bagi petinju asal Accra, Ghana ini, seorang petarung kelas ringan yang baru saja memulai kariernya dalam kelas welter junior.
Rocha tidak membuang waktu untuk membuat kehadirannya terasa. Petinju berusia 25 tahun bergaya kidal ini menyarangkan jab-nya dan secara konsisten mendaratkan tinju kiri yang tajam ke arah tubuh. Satu-satunya kritik dari pojok ring adalah untuk melontarkan lebih banyak kombinasi di bawah dan tidak hanya puas dengan satu pukulan saja.
Ashie semakin menegaskan dirinya pada ronde kedua, serta menjadi lebih nyaman dan percaya diri dalam laga yang menjadi laga terbesar dalam kariernya selama 19 tahun ini. Rocha mendaratkan lebih banyak serangan, termasuk sebuah pukulan straight kiri ke arah dagu. Ashie menerima serangan itu dengan baik dan juga mendaratkan sebuah pukulan kanan ke arah atas.
Rocha meningkatkan serangannya pada awal ronde ketiga. Sebuah pukulan straight kiri menjatuhkan Ashie ke sisi ring, serangan Rocha selanjutnya menjadi tumpul karena teknik clinch yang kerap dilancarkan petinju berusia 38 tahun itu. Wasit Thomas Taylor mengeluarkan peringatan atas pegangan yang berlebihan dari Ashie, yang kepalanya tersentak oleh pukulan kiri dan hook kanan dari Rocha pada menit terakhir.
Debut Ashie di Amerika Serikat berakhir dengan kekalahan pertamanya dalam waktu lebih dari empat tahun terakhir, dimana rekornya menjadi 33-6-2 (25KO). Rocha membawa rekornya menjadi 22-1 dengan 14 KO. Kemenangan ini adalah yang keenam secara beruntun sejak kekalahan dari Rashidi Ellis pada bulan Oktober 2020, termasuk saat ini, ia telah menghentikan masing-masing dari lima lawan terakhirnya.
Rocha tidak membuang waktu untuk membuat kehadirannya terasa. Petinju berusia 25 tahun bergaya kidal ini menyarangkan jab-nya dan secara konsisten mendaratkan tinju kiri yang tajam ke arah tubuh. Satu-satunya kritik dari pojok ring adalah untuk melontarkan lebih banyak kombinasi di bawah dan tidak hanya puas dengan satu pukulan saja.
Ashie semakin menegaskan dirinya pada ronde kedua, serta menjadi lebih nyaman dan percaya diri dalam laga yang menjadi laga terbesar dalam kariernya selama 19 tahun ini. Rocha mendaratkan lebih banyak serangan, termasuk sebuah pukulan straight kiri ke arah dagu. Ashie menerima serangan itu dengan baik dan juga mendaratkan sebuah pukulan kanan ke arah atas.
Rocha meningkatkan serangannya pada awal ronde ketiga. Sebuah pukulan straight kiri menjatuhkan Ashie ke sisi ring, serangan Rocha selanjutnya menjadi tumpul karena teknik clinch yang kerap dilancarkan petinju berusia 38 tahun itu. Wasit Thomas Taylor mengeluarkan peringatan atas pegangan yang berlebihan dari Ashie, yang kepalanya tersentak oleh pukulan kiri dan hook kanan dari Rocha pada menit terakhir.
Debut Ashie di Amerika Serikat berakhir dengan kekalahan pertamanya dalam waktu lebih dari empat tahun terakhir, dimana rekornya menjadi 33-6-2 (25KO). Rocha membawa rekornya menjadi 22-1 dengan 14 KO. Kemenangan ini adalah yang keenam secara beruntun sejak kekalahan dari Rashidi Ellis pada bulan Oktober 2020, termasuk saat ini, ia telah menghentikan masing-masing dari lima lawan terakhirnya.
Lihat Juga :