Arema FC Pertimbangkan Bubar Pascakericuhan Demonstrasi di Malang
Senin, 30 Januari 2023 - 11:31 WIB
loading...
Toko merchandise resmi Arema FC dirusak massa demonstran/Foto/MPI/Avirista Midaada
A
A
A
MALANG - Manajemen Arema FC mempertimbangkan untuk membubarkan klub pascakericuhan demonstrasi Arek Malang di depan kantor tim, Minggu (29/1/2022). Klub berjulukan Singo Edan itu melihat fenomena di arus bawah yang kian tidak kondusif, dimana gesekan sesama Aremania (fans Arema FC) sendiri pun terjadi.
Opsi pembubaran klub ditegaskan Komisaris PT. Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia ( PT. AABBI) Tatang Dwi Arfianto menyikapi kondisi di Malang saat ini.
Baca juga: Hasil Pertandingan dan Klasemen Sepak Bola 20-21 Januari; Juventus Raih Gelar, Madrid Tersingkir
Alternatif pembubaran Arema FC digaungkan Tatang mempertimbangkan kondusivitas Malang dan anggapan manajemen belum memenuhi keinginan banyak pihak, termasuk Aremania dan masyarakat sendiri
Manajemen Arema FC mengatakan, sejatinya segala upaya telah ditempuh Arema FC pascainsiden Kanjuruhan yang menelan 135 nyawa. Mulai membuka crisis center untuk membantu penanganan korban, menghadapi proses dan gugatan hukum baik pidana dan perdata, serta menjaga eksistensi klub, agar tetap menjalani kompetisi meskipun dengan berbagai sanksi dan denda dari federasi (PSSI).
Baca juga: Hasil Liga Italia Napoli vs AS Roma: Menang Tipis, I Partenopei Makin Kokoh di Puncak
Opsi pembubaran klub ditegaskan Komisaris PT. Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia ( PT. AABBI) Tatang Dwi Arfianto menyikapi kondisi di Malang saat ini.
Baca juga: Hasil Pertandingan dan Klasemen Sepak Bola 20-21 Januari; Juventus Raih Gelar, Madrid Tersingkir
Alternatif pembubaran Arema FC digaungkan Tatang mempertimbangkan kondusivitas Malang dan anggapan manajemen belum memenuhi keinginan banyak pihak, termasuk Aremania dan masyarakat sendiri
Manajemen Arema FC mengatakan, sejatinya segala upaya telah ditempuh Arema FC pascainsiden Kanjuruhan yang menelan 135 nyawa. Mulai membuka crisis center untuk membantu penanganan korban, menghadapi proses dan gugatan hukum baik pidana dan perdata, serta menjaga eksistensi klub, agar tetap menjalani kompetisi meskipun dengan berbagai sanksi dan denda dari federasi (PSSI).
Baca juga: Hasil Liga Italia Napoli vs AS Roma: Menang Tipis, I Partenopei Makin Kokoh di Puncak
Lihat Juga :