ISSF World Cup 2023: Fathur Gustafiar Dkk Sumbang Emas Kedua untuk Indonesia
Minggu, 05 Februari 2023 - 18:58 WIB
loading...
A
A
A
BACA JUGA: Luar Biasa! Leo/Daniel Juara Ganda Putra Thailand Masters 2023
Kazakhstan sempat mengimbangi permainan Indonesia pada tembakan ketiga dengan sama-sama meraih 31,3. Alhasil pada fase tersebtu, kedua tim berbagi angka 1-1 yang mengubah skor menjadi 5-1.
Hasil imbang tersebut meningkatkan kepercayaan diri Kazakhstan yang pada ronde keempat dengan mengemas 29,8.
Mesin sasaran milik Trisnarmanto sempat mengalami error, sehingga protes sempat dilakukan. Juri pun memberikan kesempatan untuk mendulang.
Namun kendala tersebut membuat konsentrasi Trisnarmanto sedikit buyar, sehingga ia hanya mampu menyumbang 9.5 poin sedangkan Hasan Busri mendulang 10,1. Demikian dengan Fathur yang tampak kehilangan fokus dan hanya menghasilkan 8,5 poin hingga membuat total dari bidikan mereka hanya 28,1 poin dan mendapati Kazakhstan memperkecil ketertinggalan menjadi 3-5.
"Ya, ada error dan saya mengajukan protes dan juri memberikan kesempatan. Tapi memang sempat berpengaruh pada konsentrasi saya," kata Trisnarmanto.
Setelah sempat mengalami kendala, Indonesia kembali menemukan ritme. Poin demi poin Fathur dkk raih yang membuat Kazakhstan tak berkutik hingga akhir perlombaan. Indonesia memastikan medali emas dengan kemenangan 17-3 dari total 10 ronde yang bergulir.
Kazakhstan sempat mengimbangi permainan Indonesia pada tembakan ketiga dengan sama-sama meraih 31,3. Alhasil pada fase tersebtu, kedua tim berbagi angka 1-1 yang mengubah skor menjadi 5-1.
Hasil imbang tersebut meningkatkan kepercayaan diri Kazakhstan yang pada ronde keempat dengan mengemas 29,8.
Mesin sasaran milik Trisnarmanto sempat mengalami error, sehingga protes sempat dilakukan. Juri pun memberikan kesempatan untuk mendulang.
Namun kendala tersebut membuat konsentrasi Trisnarmanto sedikit buyar, sehingga ia hanya mampu menyumbang 9.5 poin sedangkan Hasan Busri mendulang 10,1. Demikian dengan Fathur yang tampak kehilangan fokus dan hanya menghasilkan 8,5 poin hingga membuat total dari bidikan mereka hanya 28,1 poin dan mendapati Kazakhstan memperkecil ketertinggalan menjadi 3-5.
"Ya, ada error dan saya mengajukan protes dan juri memberikan kesempatan. Tapi memang sempat berpengaruh pada konsentrasi saya," kata Trisnarmanto.
Setelah sempat mengalami kendala, Indonesia kembali menemukan ritme. Poin demi poin Fathur dkk raih yang membuat Kazakhstan tak berkutik hingga akhir perlombaan. Indonesia memastikan medali emas dengan kemenangan 17-3 dari total 10 ronde yang bergulir.
Lihat Juga :