Tujuh Mesin Gol Paling Mematikan di La Liga
Kamis, 16 Juli 2020 - 10:01 WIB
loading...
Banyak pemain ikonik telah memenangi penghargaan top skorer LaLiga – sering dikenal dengan Pichichi. Foto: La Liga
A
A
A
MADRID - Banyak pemain ikonik telah memenangi penghargaan top skorer LaLiga – sering dikenal dengan Pichichi. Beberapa tahun terakhir, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo mendominasi penghargaan ini bersama Barcelona dan Real Madrid, dimana Messi berhasil menang enam kali dan Ronaldo tiga kali.
Sebelum panggung topscorer La Liga dikuasai kedua pemain itu, ada cukup banyak penyerang yang terlibat dalam persaingan. Berikut bebarapa yang terbaik diantaranya dalam beberapa tahun terakhir. (Lihat Grafis: Waspada Berolahraga di Tengah Wabah )
Lionel Messi
![Tujuh Mesin Gol Paling Mematikan di La Liga]()
Apalagi yang dapat dikatakan tentang Messi? Pemain Argentina ini telah memenangi enam penghargaan top skorer, termasuk dalam tiga musim terakhir. Ia pertama kali memenangi penghargaan ini di musim 2009/10, lalu memenangi tiga lainnya dalam empat musim berikutnya, termasuk 50 gol bersejarah di musim 2011/12, dan duel sengitnya bersama Cristiano Ronaldo dalam banyak musim. Messi telah menjadi pencetak gol dominan di LaLiga, dan hanya ada satu nama lainnya selain Cristiano Ronaldo yang mengalahkannya dalam kategori top skorer dalam satu dekade ke belakang: rekan setimnya di Barcelona, Luis Suárez, yang mencetak 40 gol di musim 2015/16.
Cristiano Ronaldo
![Tujuh Mesin Gol Paling Mematikan di La Liga]()
Ketika Cristiano Ronaldo meninggalkan Real Madrid di tahun 2018, rekor golnya di LaLiga terhenti di angka 311 gol dalam 292 pertandingan. Ia memang hanya memenangi penghargaan Pichichi sebanyak tiga kali, tapi catatan golnya di LaLiga tak pernah dibawah 25 gol. Hanya sedikit pencetak gol yang seikonik Cristiano.
Raul
![Tujuh Mesin Gol Paling Mematikan di La Liga]()
Selama satu setengah dekade memimpin lini serang Real Madrid, Raúl mencetak banyak gol bagi Los Blancos. Raúl menjuarai gelar LaLiga sebanyak enam kali, dan berhasil menjadi top skorer sebanyak dua kali: musim 1998/99 dengan 25 gol, dan 2000/01 dengan 24 gol.
Sebelum panggung topscorer La Liga dikuasai kedua pemain itu, ada cukup banyak penyerang yang terlibat dalam persaingan. Berikut bebarapa yang terbaik diantaranya dalam beberapa tahun terakhir. (Lihat Grafis: Waspada Berolahraga di Tengah Wabah )
Lionel Messi

Apalagi yang dapat dikatakan tentang Messi? Pemain Argentina ini telah memenangi enam penghargaan top skorer, termasuk dalam tiga musim terakhir. Ia pertama kali memenangi penghargaan ini di musim 2009/10, lalu memenangi tiga lainnya dalam empat musim berikutnya, termasuk 50 gol bersejarah di musim 2011/12, dan duel sengitnya bersama Cristiano Ronaldo dalam banyak musim. Messi telah menjadi pencetak gol dominan di LaLiga, dan hanya ada satu nama lainnya selain Cristiano Ronaldo yang mengalahkannya dalam kategori top skorer dalam satu dekade ke belakang: rekan setimnya di Barcelona, Luis Suárez, yang mencetak 40 gol di musim 2015/16.
Cristiano Ronaldo

Ketika Cristiano Ronaldo meninggalkan Real Madrid di tahun 2018, rekor golnya di LaLiga terhenti di angka 311 gol dalam 292 pertandingan. Ia memang hanya memenangi penghargaan Pichichi sebanyak tiga kali, tapi catatan golnya di LaLiga tak pernah dibawah 25 gol. Hanya sedikit pencetak gol yang seikonik Cristiano.
Raul

Selama satu setengah dekade memimpin lini serang Real Madrid, Raúl mencetak banyak gol bagi Los Blancos. Raúl menjuarai gelar LaLiga sebanyak enam kali, dan berhasil menjadi top skorer sebanyak dua kali: musim 1998/99 dengan 25 gol, dan 2000/01 dengan 24 gol.
Lihat Juga :