Dmitry Bivol Kalahkan Artur Beterbiev, Tim Bradley: Tak Ada Keraguan
Jum'at, 17 Februari 2023 - 09:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Kekalahan Aneh Petinju Kelas Berat Berdiri Mematung usai Tulang Rusuknya Dihantam
Artur Beterbiev mengungguli Yarde (23-3, 22 KO) dengan dua kartu penilaian memasuki ronde kedelapan yang menentukan. Wasit Korea Selatan, Jun Bae Lim memberi nilai (68-65) dan Robin Taylor (67-66) dari New York, Amerika Serikat, membuat Yarde unggul selama tujuh ronde, namun Jerome Lades dari Prancis membuat Beterbiev unggul satu angka, 67-66.
Beterbiev menjatuhkan Yarde dengan pukulan kanannya tepat setelah pertengahan ronde kedelapan. Yarde terjatuh ke atas sarung tangan dan berlutut setelah Beterbiev memukulnya di belakang kepala. Yarde bangkit sebelum wasit Steve Gray menghitung sampai 10. Beterbiev kemudian mendaratkan beberapa pukulan lagi sebelum pelatih Yarde, Tunde Ajayi, menginstruksikan Gray untuk menghentikan pertarungan mereka pada menit 2:01 ronde kedelapan.
"Ia terkena pukulan," kata Bradley tentang Beterbiev. "Apakah anda melihat wajahnya? Maksud saya, ia terkena banyak sekali pukulan. Sekarang bayangkan Bivol, betapa tepat dan akuratnya dia dengan pukulannya, bagaimana dia menjaga jarak, bagaimana dia memiliki penjagaan yang tinggi, dengan pertahanan, dan langkah mundur yang cepat. Bop, bop, bop, serangan balik. Maksud saya, ada banyak hal yang perlu dikhawatirkan dengan petarung seperti Bivol, bung. Aku masih ingin melihatnya. Kau tahu, saya pikir Beterbiev memiliki kesempatan untuk memukul, tidak diragukan lagi. Ini tidak akan mudah. Ia akan menerima banyak pukulan sebelum mendaratkan pukulan itu. Tapi Bivol sepanjang hari."
Artur Beterbiev mengungguli Yarde (23-3, 22 KO) dengan dua kartu penilaian memasuki ronde kedelapan yang menentukan. Wasit Korea Selatan, Jun Bae Lim memberi nilai (68-65) dan Robin Taylor (67-66) dari New York, Amerika Serikat, membuat Yarde unggul selama tujuh ronde, namun Jerome Lades dari Prancis membuat Beterbiev unggul satu angka, 67-66.
Beterbiev menjatuhkan Yarde dengan pukulan kanannya tepat setelah pertengahan ronde kedelapan. Yarde terjatuh ke atas sarung tangan dan berlutut setelah Beterbiev memukulnya di belakang kepala. Yarde bangkit sebelum wasit Steve Gray menghitung sampai 10. Beterbiev kemudian mendaratkan beberapa pukulan lagi sebelum pelatih Yarde, Tunde Ajayi, menginstruksikan Gray untuk menghentikan pertarungan mereka pada menit 2:01 ronde kedelapan.
"Ia terkena pukulan," kata Bradley tentang Beterbiev. "Apakah anda melihat wajahnya? Maksud saya, ia terkena banyak sekali pukulan. Sekarang bayangkan Bivol, betapa tepat dan akuratnya dia dengan pukulannya, bagaimana dia menjaga jarak, bagaimana dia memiliki penjagaan yang tinggi, dengan pertahanan, dan langkah mundur yang cepat. Bop, bop, bop, serangan balik. Maksud saya, ada banyak hal yang perlu dikhawatirkan dengan petarung seperti Bivol, bung. Aku masih ingin melihatnya. Kau tahu, saya pikir Beterbiev memiliki kesempatan untuk memukul, tidak diragukan lagi. Ini tidak akan mudah. Ia akan menerima banyak pukulan sebelum mendaratkan pukulan itu. Tapi Bivol sepanjang hari."
(aww)
Lihat Juga :