Tersingkir di Piala FA, Guardiola Cemas Merembet ke Liga Champions
Minggu, 19 Juli 2020 - 06:35 WIB
loading...
Pelatih Manchester City Pep Guardiola mengungkapkan kekhawatirannya setelah pasukannya disingkirkan Arsenal di semifinal Piala FA 2019/2020.
A
A
A
LONDON - Pelatih Manchester City Pep Guardiola mengungkapkan kekhawatirannya setelah pasukannya disingkirkan Arsenal di semifinal Piala FA 2019/2020 . Mantan entrenador Barcelona itu takut kekalahan itu merembet ke Liga Champions dan membahayakan peluang timnya.
Mantan asisten Guardiola di Man City, Mikel Arteta , memimpin Arsenal menang 2-0 atas The Citizens di Stadion Wembley di Stadion Wembley, London, Sabtu (18/7/2020) malam waktu lokal atau Minggu (19/7/2020) dini hari WIB. (Baca juga: Aubameyang Impresif, Arsenal Singkirkan Juara Bertahan Piala FA Man City ).
Ini menjadi penampilan yang luar biasa bagi The Gunners . Mereka mengakhiri rentetan tujuh kekalahan beruntun dari Man City berkat gol di babak pertama dan kedua dari Pierre Emerick-Aubameyang , serta penampilan pemain bertahan yang tak kenal lelah.
Kampanye Liga Primer yang mengecewakan bagi Man City akan diakhiri melawan Watford dan tim terdegradasi Norwich City selama sepekan mendatang. Tapi, fokus mereka bergeser pada kunjungan Real Madrid ke Stadion Etihad pada 7 Agustus. Madrid bertekad membalikkan defisit leg pertama 1-2 pada babak 16 besar. (Baca juga: Messi Ragu Barcelona Menang Liga Champions, Ini Pengakuan Setien ).
Berbicara kepada BT Sport setelah pertandingan, Guardiola berharap waktu dua pekan sebelum Pasukan Zinedine Zidane yang telah menjuarai La Liga 2019/2020 datang ke Etihad, tidak mengganggu programnya.
Awalnya Guardiola berharap timnya lolos ke final Piala FA, sehingga hanya punya waktu sepekan untuk melawan Madrid. "Kini kami punya dua pekan, kata Guardiola. "Kami ingin memainkan final (Piala FA) satu minggu sebelum pertandingan Madrid menjadi ritme. Tapi, kami melewatkan kesempatan ini." (Baca juga: Milan Pesta Gol di San Siro, Atalanta Samai Rekor ).
Bahkan jika Man City lolos, mereka akan kerja keras di mini-turnamen dengan pertandingan satu leg di Lisabon, Portugal bulan depan, mengingat rekor mereka melawan tim elite musim ini.
Mantan asisten Guardiola di Man City, Mikel Arteta , memimpin Arsenal menang 2-0 atas The Citizens di Stadion Wembley di Stadion Wembley, London, Sabtu (18/7/2020) malam waktu lokal atau Minggu (19/7/2020) dini hari WIB. (Baca juga: Aubameyang Impresif, Arsenal Singkirkan Juara Bertahan Piala FA Man City ).
Ini menjadi penampilan yang luar biasa bagi The Gunners . Mereka mengakhiri rentetan tujuh kekalahan beruntun dari Man City berkat gol di babak pertama dan kedua dari Pierre Emerick-Aubameyang , serta penampilan pemain bertahan yang tak kenal lelah.
Kampanye Liga Primer yang mengecewakan bagi Man City akan diakhiri melawan Watford dan tim terdegradasi Norwich City selama sepekan mendatang. Tapi, fokus mereka bergeser pada kunjungan Real Madrid ke Stadion Etihad pada 7 Agustus. Madrid bertekad membalikkan defisit leg pertama 1-2 pada babak 16 besar. (Baca juga: Messi Ragu Barcelona Menang Liga Champions, Ini Pengakuan Setien ).
Berbicara kepada BT Sport setelah pertandingan, Guardiola berharap waktu dua pekan sebelum Pasukan Zinedine Zidane yang telah menjuarai La Liga 2019/2020 datang ke Etihad, tidak mengganggu programnya.
Awalnya Guardiola berharap timnya lolos ke final Piala FA, sehingga hanya punya waktu sepekan untuk melawan Madrid. "Kini kami punya dua pekan, kata Guardiola. "Kami ingin memainkan final (Piala FA) satu minggu sebelum pertandingan Madrid menjadi ritme. Tapi, kami melewatkan kesempatan ini." (Baca juga: Milan Pesta Gol di San Siro, Atalanta Samai Rekor ).
Bahkan jika Man City lolos, mereka akan kerja keras di mini-turnamen dengan pertandingan satu leg di Lisabon, Portugal bulan depan, mengingat rekor mereka melawan tim elite musim ini.
Lihat Juga :