Pertama Terjadi, Ballon d'Or 2020 Ditiadakan Akibat Pandemi Covid-19
Senin, 20 Juli 2020 - 21:08 WIB
loading...
Pemain Barcelona Lionel Messi mendapat penghargaan Ballon dOr di Teater du Chatelet, Paris, Prancis, 2 Desember 2019/Foto/Reuters/Christian Hartmann
A
A
A
PARIS - Pertama kali dalam 64 tahun sejarahnya, Ballon d'Or 2020 di tiadakan. Pandemi Covid-19 yang mengacaukan kalender sepak bola memaksa penyelenggara, Majalah France Football, memutuskan penganugerahan untuk pemain terbaik dunia hapuskan.
Penghargaan bergengsi, yang dipilih oleh jurnalis, merupakan hadiah tahunan yang diberikan kepada pesepak bola pria terbaik di dunia sejak tahun 1956. Ballon d'Or wanita pertama kali diberikan pada tahun 2018. (Baca juga: Dongeng 100 Gol Sergio Ramos hingga Pecahkan Rekor 15 Tahun Mariano Pernia )
Musim 2019/2020 telah dirusak oleh pandemi, dengan semua liga utama Eropa ditangguhkan dari Maret hingga Juni 2020.
Turnamen internasional, seperti Piala Eropa dan Copa America, juga didorong ke tahun 2021 karena wabah virus corona yang menyerang dunia. (Baca juga: Dihadiahi Penalti, Inter Milan Terhindar dari Kekalahan di Markas Roma ).
"Dari perspektif olahraga, dua bulan (Januari dan Februari), dari biasanya 11, untuk membentuk pendapat dan memutuskan siapa yang pantas mengangkat trofi (Ballon d'Or), terlalu sedikit untuk diukur dan dinilai," kata pemimpin redaksi France Football Pascal Ferre, Senin (20/7/2020).
"Itu tanpa melupakan bahwa permainan lain dimainkan -atau akan dimainkan- dalam kondisi luar biasa (di balik pintu tertutup, dengan lima penggantian)." (Baca juga: Begini Kondisi Cedera Eric Baily Usai Tabrakan dengan Maguire ).
Tahap akhir Liga Champions , dari perempat final, juga telah dijadwal ulang sebagai turnamen mini yang menampilkan pertandingan satu leg di balik pintu tertutup di Portugal bulan depan.
Penghargaan bergengsi, yang dipilih oleh jurnalis, merupakan hadiah tahunan yang diberikan kepada pesepak bola pria terbaik di dunia sejak tahun 1956. Ballon d'Or wanita pertama kali diberikan pada tahun 2018. (Baca juga: Dongeng 100 Gol Sergio Ramos hingga Pecahkan Rekor 15 Tahun Mariano Pernia )
Musim 2019/2020 telah dirusak oleh pandemi, dengan semua liga utama Eropa ditangguhkan dari Maret hingga Juni 2020.
Turnamen internasional, seperti Piala Eropa dan Copa America, juga didorong ke tahun 2021 karena wabah virus corona yang menyerang dunia. (Baca juga: Dihadiahi Penalti, Inter Milan Terhindar dari Kekalahan di Markas Roma ).
"Dari perspektif olahraga, dua bulan (Januari dan Februari), dari biasanya 11, untuk membentuk pendapat dan memutuskan siapa yang pantas mengangkat trofi (Ballon d'Or), terlalu sedikit untuk diukur dan dinilai," kata pemimpin redaksi France Football Pascal Ferre, Senin (20/7/2020).
"Itu tanpa melupakan bahwa permainan lain dimainkan -atau akan dimainkan- dalam kondisi luar biasa (di balik pintu tertutup, dengan lima penggantian)." (Baca juga: Begini Kondisi Cedera Eric Baily Usai Tabrakan dengan Maguire ).
Tahap akhir Liga Champions , dari perempat final, juga telah dijadwal ulang sebagai turnamen mini yang menampilkan pertandingan satu leg di balik pintu tertutup di Portugal bulan depan.
Lihat Juga :