6 Petinju Top Dunia Bergelimang Harta Lalu Jatuh Miskin
Kamis, 20 April 2023 - 20:03 WIB
loading...
A
A
A
Terakhir Hearns memenangkan gelar pada tahun 1999 usai mengalahkan Nate Miller pada perebut gelar kelas penjelajah IBO di MEN Arena, Manchester, Inggris. Tapi, dia dikalahkan Uriah Grant setahun kemudian (8 April 2000).
5. Fernando Vargas
Fernando Javier Vargas adalah juara dunia kelas menengah ringan dua kali, setelah memegang gelar IBF dari tahun 1998 hingga 2000, dan gelar WBA dari tahun 2001 hingga 2002.
Vargas memiliki penasihat keuangan yang buruk yang menyebabkannya jatuh miskin. Pria kelahiran California, AS, 7 Desember 1977, terjebak investasi bodong sehingga menelan kerugian senilai USD45 juta atau setara Rp673 miliar.
Pada tahun 2001 Vargas dijatuhi hukuman 90 hari di House Arrest atas tuduhan penyerangan yang dilakukan tahun 1999. Vargas dan empat temannya awalnya didakwa melakukan penyerangan dengan senjata mematikan dan konspirasi untuk melakukan kejahatan yang berasal dari pertengkaran 25 Juli 1999 di sebuah rumah di Summerland, California.
6. Felix ‘Tito’ Trinidad Jr
Puerto Rico Felix Trinidad Jr aktif di dunia tinju pada 1990-2008. Pria asal Puerto Rico itu pemegang gelar juara dunia dalam tiga kelas berat yang berbeda. Sukses di ring tinju Felix meraup USD90 juta atau setara Rp1,3 triliun. Namun, asetnya tiba-tiba menyusut dan hanya tersisa USD9 juta (Rp134 miliar) saja.
Ternyata, uangnya digunakan membeli obligasi pemerintah Puerto Rico oleh penasihat keuangan Felix, Jose Pepe Ramos, pada 1991. Ramos menggelontorkan USD 63juta (setara Rp941 miliar) atas nama Felix dan ayahnya, Felix Trinidad Sr. Tapi, krisis keuangan menghantam negara itu yang menyebabkan peringkat obligasi turun drastis dan menjadi salah satu investasi yang berstatus tak berharga.
Derita Felix bertambah setelah Banco Popular menagih senilai USD2,9 juta sebagai jaminan tambahan atas utang Felix. Menurut laporan kumparan.com, Felix terhindar dari keangkrutan lebih dalam setelah ada kesepakatan dengan pihak bank untuk memberi izin menyimpan beberapa aset dan pendapatan yang dihasilkannya.
5. Fernando Vargas
Fernando Javier Vargas adalah juara dunia kelas menengah ringan dua kali, setelah memegang gelar IBF dari tahun 1998 hingga 2000, dan gelar WBA dari tahun 2001 hingga 2002.
Vargas memiliki penasihat keuangan yang buruk yang menyebabkannya jatuh miskin. Pria kelahiran California, AS, 7 Desember 1977, terjebak investasi bodong sehingga menelan kerugian senilai USD45 juta atau setara Rp673 miliar.
Pada tahun 2001 Vargas dijatuhi hukuman 90 hari di House Arrest atas tuduhan penyerangan yang dilakukan tahun 1999. Vargas dan empat temannya awalnya didakwa melakukan penyerangan dengan senjata mematikan dan konspirasi untuk melakukan kejahatan yang berasal dari pertengkaran 25 Juli 1999 di sebuah rumah di Summerland, California.
6. Felix ‘Tito’ Trinidad Jr
Puerto Rico Felix Trinidad Jr aktif di dunia tinju pada 1990-2008. Pria asal Puerto Rico itu pemegang gelar juara dunia dalam tiga kelas berat yang berbeda. Sukses di ring tinju Felix meraup USD90 juta atau setara Rp1,3 triliun. Namun, asetnya tiba-tiba menyusut dan hanya tersisa USD9 juta (Rp134 miliar) saja.
Ternyata, uangnya digunakan membeli obligasi pemerintah Puerto Rico oleh penasihat keuangan Felix, Jose Pepe Ramos, pada 1991. Ramos menggelontorkan USD 63juta (setara Rp941 miliar) atas nama Felix dan ayahnya, Felix Trinidad Sr. Tapi, krisis keuangan menghantam negara itu yang menyebabkan peringkat obligasi turun drastis dan menjadi salah satu investasi yang berstatus tak berharga.
Derita Felix bertambah setelah Banco Popular menagih senilai USD2,9 juta sebagai jaminan tambahan atas utang Felix. Menurut laporan kumparan.com, Felix terhindar dari keangkrutan lebih dalam setelah ada kesepakatan dengan pihak bank untuk memberi izin menyimpan beberapa aset dan pendapatan yang dihasilkannya.
(sha)
Lihat Juga :