Hamilton Tak Puas Aksi Tolak Rasisme di Hungaroring
Rabu, 22 Juli 2020 - 12:33 WIB
loading...
A
A
A
Bagaimana tidak, Hamilton sangat sedih dengan apa yang dilakukan sebagian pembalap dalam upacara menentang rasisme itu. Sebab, ada beberapa kekacauan yang terjadi seperti saat pembalap Alfa Romeo Racing, Antonio Giovinazzi, lupa mengenakan kaus tema berwarna hitam bertuliskan ‘end racism’ sebagai tanda aksi melawan rasisme. (Lihat videonya: Kecelakaan Ferrari Warnai Kemenangan Perdana Lewis Hamilton)
Tak sampai di situ saja, rekan setim Hamilton , Valtteri Bottas, juga lupa mengenakan masker selama aksi berlangsung. Padahal, ini merupakan aturan wajib bagi setiap orang yang berada di dalam paddock. Para penggemar yang menonton kekacauan itu merasa heran dan melontarkan kicauan di Twitter. Mereka mempertanyakan aksi melawan rasisme yang justru seakan tidak disiapkan dengan baik.
Karena itu, Hamilton mempertanyakan pembalap tim Haas, Romain Grosjean, yang merupakan salah satu dari tiga direktur Asosiasi pembalap F1 (GPDA) bersama Sebastian Vettel (Ferrari), dan mantan pembalap Alex Wurz yang merupakan Ketua GPDA. Dia mengatakan pembalap asal Prancis itu adalah salah satu dari mereka yang tidak menunjukkan cukup dukungan. (Lihat videonya: Miris, Tak Punya HP Anak Pemulung Numpang Belajar di Rumah Tetangga)
“GPDA dijalankan oleh tiga orang, dua yang benar-benar mendukung dan satu yang merupakan salah satu dari mereka yang cenderung tidak menganggap penting untuk melanjutkan. Saya mencoba untuk tidak terlalu bergantung kepada pembalap karena saya tidak ingin mereka merasa saya yang ingin melakukannya. Tapi, saya tidak berpikir itu dianggap serius. Mungkin ada yang belum peka terhadap sekitarnya,” ungkapnya. (Raikhul Amar)
Tak sampai di situ saja, rekan setim Hamilton , Valtteri Bottas, juga lupa mengenakan masker selama aksi berlangsung. Padahal, ini merupakan aturan wajib bagi setiap orang yang berada di dalam paddock. Para penggemar yang menonton kekacauan itu merasa heran dan melontarkan kicauan di Twitter. Mereka mempertanyakan aksi melawan rasisme yang justru seakan tidak disiapkan dengan baik.
Karena itu, Hamilton mempertanyakan pembalap tim Haas, Romain Grosjean, yang merupakan salah satu dari tiga direktur Asosiasi pembalap F1 (GPDA) bersama Sebastian Vettel (Ferrari), dan mantan pembalap Alex Wurz yang merupakan Ketua GPDA. Dia mengatakan pembalap asal Prancis itu adalah salah satu dari mereka yang tidak menunjukkan cukup dukungan. (Lihat videonya: Miris, Tak Punya HP Anak Pemulung Numpang Belajar di Rumah Tetangga)
“GPDA dijalankan oleh tiga orang, dua yang benar-benar mendukung dan satu yang merupakan salah satu dari mereka yang cenderung tidak menganggap penting untuk melanjutkan. Saya mencoba untuk tidak terlalu bergantung kepada pembalap karena saya tidak ingin mereka merasa saya yang ingin melakukannya. Tapi, saya tidak berpikir itu dianggap serius. Mungkin ada yang belum peka terhadap sekitarnya,” ungkapnya. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :