Hamilton Tak Puas Aksi Tolak Rasisme di Hungaroring

Rabu, 22 Juli 2020 - 12:33 WIB
loading...
Hamilton Tak Puas Aksi...
Lewis Hamilton seorang diri berlutut dalam aksi menentang rasisme di GP Hungaria. Foto/Reuters
A A A
BUDAPEST - Keseriusan aksi lawan rasisme yang telah digaungkan Formula 1 sejak awal musim tampaknya belum terlalu efektif. Bahkan, aksi tersebut berjalan kacau pada seri ketiga di GP Hungaria, akhir pekan lalu.

Para pembalap masih melanjutkan aksinya untuk menentang rasisme di seluruh dunia. Namun, upaya F1 untuk bersatu melawan rasisme sepertinya mulai goyah. Hal itu terlihat saat situasi berjalan kacau dalam aksi yang digelar sebelum balapan di Sirkuit Hungaroring.

Pada momen ini, para pembalap seharusnya berkumpul sebelum menyanyikan lagu kebangsaan dalam sikap menentang rasisme. Namun, dari 20 pembalap yang berada di line up F1 2020, hanya Lewis Hamilton terlihat paling siap. Pembalap Mercedes AMG Petronas itu memang yang paling vokal dalam menentang rasisme. (Baca: Ada Video Dugaan Penyiksaan Muslim Uighur, China Masih Berkelit)

Saat itu, Hamilton dan beberapa pembalap lain telah berlutut. Namun, beberapa pembalap lainnya justru masih belum muncul untuk melakukan aksi tersebut. Kondisi ini tentu membuatnya sangat kecewa dan mempertanyakan dukungan yang dilakukan beberapa pembalap F1 dalam menentang rasisme di dunia.

“Jelas tidak ada cukup dukungan untuk itu. Itu kurang kepemimpinan. Dari sudut pandang pembalap, banyak yang berpendapat bahwa mereka telah melakukannya dan mereka tidak melakukannya lagi,” kata Hamilton , dilansir The Star.

Bagaimana tidak, Hamilton sangat sedih dengan apa yang dilakukan sebagian pembalap dalam upacara menentang rasisme itu. Sebab, ada beberapa kekacauan yang terjadi seperti saat pembalap Alfa Romeo Racing, Antonio Giovinazzi, lupa mengenakan kaus tema berwarna hitam bertuliskan ‘end racism’ sebagai tanda aksi melawan rasisme. (Lihat videonya: Kecelakaan Ferrari Warnai Kemenangan Perdana Lewis Hamilton)

Tak sampai di situ saja, rekan setim Hamilton , Valtteri Bottas, juga lupa mengenakan masker selama aksi berlangsung. Padahal, ini merupakan aturan wajib bagi setiap orang yang berada di dalam paddock. Para penggemar yang menonton kekacauan itu merasa heran dan melontarkan kicauan di Twitter. Mereka mempertanyakan aksi melawan rasisme yang justru seakan tidak disiapkan dengan baik.

Karena itu, Hamilton mempertanyakan pembalap tim Haas, Romain Grosjean, yang merupakan salah satu dari tiga direktur Asosiasi pembalap F1 (GPDA) bersama Sebastian Vettel (Ferrari), dan mantan pembalap Alex Wurz yang merupakan Ketua GPDA. Dia mengatakan pembalap asal Prancis itu adalah salah satu dari mereka yang tidak menunjukkan cukup dukungan. (Lihat videonya: Miris, Tak Punya HP Anak Pemulung Numpang Belajar di Rumah Tetangga)

“GPDA dijalankan oleh tiga orang, dua yang benar-benar mendukung dan satu yang merupakan salah satu dari mereka yang cenderung tidak menganggap penting untuk melanjutkan. Saya mencoba untuk tidak terlalu bergantung kepada pembalap karena saya tidak ingin mereka merasa saya yang ingin melakukannya. Tapi, saya tidak berpikir itu dianggap serius. Mungkin ada yang belum peka terhadap sekitarnya,” ungkapnya. (Raikhul Amar)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Formula 1 Lanjut ke...
Formula 1 Lanjut ke Barcelona, Antonelli Perlebar Dominasi di Klasemen? Nonton Streaming di VISION+
Formula 1 Monako 2026...
Formula 1 Monako 2026 Digelar, Panaskan Akhir Pekan! Nonton Streaming di VISION+
Formula 1 2026 Masuk...
Formula 1 2026 Masuk Seri Kanada, Saksikan Live Streamingnya di VISION+
Antonelli Tak Terbendung,...
Antonelli Tak Terbendung, Juara F1 GP Miami 2026 dan Raih Hattrick Kemenangan
Formula 1 GP Miami 2026...
Formula 1 GP Miami 2026 Siap Digelar, Ini Jadwal dan Link Nonton Streaming di VISION+
Formula 1 GP China 2026...
Formula 1 GP China 2026 Hadirkan Race Seru, Saksikan Live Streaming di VISION+
Lewis Hamilton Ubah...
Lewis Hamilton Ubah Segalanya F1 dengan Budaya Lowrider
Sultan Jepang Bangun...
Sultan Jepang Bangun Sirkuit Ala Formula 1 Rp3,2 Triliun Khusus untuk Istri dan Anak
Influencer Indonesia...
Influencer Indonesia Curhat Alami Rasisme di Korea Selatan Viral, Warganet Ikut Geram
Special Bola
Ricky Nelson Targetkan...
Liga Indonesia
Ricky Nelson Targetkan Persis Solo Promosi ke Super League 2027-2028 Usai Tinggalkan Persija
2 Negara yang Dibantai...
Bola Dunia
2 Negara yang Dibantai Timnas Jerman 7-1 di Piala Dunia, Curacao Jadi Korban Terbaru!
Erick Thohir Tegaskan...
Bola Dunia
Erick Thohir Tegaskan Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Anthony Vickery Dibutuhkan Timnas Indonesia
Rekomendasi
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Berita Terkini
Miris, Lagu Kebangsaan...
Miris, Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026
Kisah Vozinha: Kiper...
Kisah Vozinha: Kiper Cape Verde yang Menulis Sejarah di Piala Dunia 2026
Iran Bangkit Dua Kali,...
Iran Bangkit Dua Kali, Imbangi Selandia Baru 2-2 di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026: FIFA...
Piala Dunia 2026: FIFA Diam-Diam Ubah Ritual VAR
Lahirnya Hukum Olahraga...
Lahirnya Hukum Olahraga Indonesia
FIFA: Gestur Kontroversial...
FIFA: Gestur Kontroversial Asisten Wasit VAR Tak Langgar Aturan
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved