9 Kontroversi Kamboja Tuan Rumah SEA Games 2023: Banyak Rugikan Indonesia

Sabtu, 13 Mei 2023 - 10:01 WIB
loading...
9 Kontroversi Kamboja...
9 Kontroversi Kamboja Tuan Rumah SEA Games 2023: Banyak Rugikan Indonesia
A A A
PHNOM PENH - Kamboja sebagai tuan rumah SEA Games 2023 dikritik oleh netizen karena beberapa insiden yang merugikan atlet Indonesia. Beberapa di antaranya adalah kamar yang bocor, ruang ganti yang dilengkapi kursi plastik, dan indikasi kecurangan dalam beberapa pertandingan.

Insiden kamar yang bocor terjadi pada beberapa atlet Indonesia yang menginap di salah satu hotel di Kamboja. Kondisi ini membuat para atlet merasa tidak nyaman karena harus berpindah kamar di tengah malam.

Baca Juga: Indonesia Tembus 50 Medali Emas SEA Games 2023 Lewat Fin Swimming

Selain itu, ruang ganti yang dilengkapi kursi plastik juga menuai protes dari atlet Indonesia. Beberapa atlet merasa tidak nyaman karena tempat tersebut tidak representatif sebagai area khusus atlet.

Berikut 9 kontroversi Kamboja Tuan Rumah SEA Games 2023:

1. Kursi Plastik Hijau di Ruang Ganti

9 Kontroversi Kamboja Tuan Rumah SEA Games 2023: Banyak Rugikan Indonesia

Umumnya stadion menggunakan kursi empuk berjajar yang tersusun rapi, tapi di Olympic Stadium menggunakan kursi plastik berwarna hijau yang biasa terlihat di acara-acara hajatan perkawinan atau peringatan-peringatan di RT atau RW.

Situasi ruang ganti di Olympic Stadium memang tidak memengaruhi penampilan Marselino Ferdinan dkk di dua laga pembuka Grup A SEA Games 2023. Faktanya, pada laga pertama Indonesia menggunduli Filipina 3-0 dan menang besar 5-0 atas Mayanmar di laga kedua.

Namun, fasilitas stadion tetap mendapat sorotan mengingat Kamboja sudah jauh-jauh hari mempersiapkan diri sebagai tuan rumah SEA Games 2023. Banyak kalangan meragukan keseriusan Kamboja sebagai tuan rumah setelah melihat bangku plastik di kamar ganti pemain.

2. Bendera Indonesia Terbalik Saat Pre-opening

9 Kontroversi Kamboja Tuan Rumah SEA Games 2023: Banyak Rugikan Indonesia

Acara pre show opening ceremony SEA Games 2023 di Kamboja menjadi sorotan. Pasalnya, bendera Indonesia berkibar secara terbalik ketika dibawa di lapangan.

Warna merah yang seharusnya berada di bagian atas dan putih di bagian bawah justru terbalik dengan warna merah di bawah dan putih di atas.

Atas insiden ini, Kamboja selaku tuan rumah SEA Games 2023 telah meminta maaf kepada Indonesia

3. Indonesia Dilarang Bermain di Ganda Campuran Bulu Tangkis

9 Kontroversi Kamboja Tuan Rumah SEA Games 2023: Banyak Rugikan Indonesia

SEA Games 2023 di Kamboja memainkan nomor beregu campuran untuk cabang olahraga bulu tangkis. Namun, Indonesia dilarang mengirim perwakilan di nomor ini.

Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Bidang Humas dan Media PBSI, Broto Happy. Ia mengatakan bahwa negara-negara yang tergolong kuat di cabor bulu tangkis dilarang mengikuti nomor beregu campuran. Ini termasuk Indonesia.

“Di SEA Games memang dipertandingkan cabang bulu tangkis khusus nomor beregu campuran yang hanya diikuti negara-negara berkembang bulu tangkis Asia Tenggara,'' kata Broto, dikutip dalaman PB Djarum.

4. Pesilat Indonesia Dipaksa Menyerah Kalah WO

9 Kontroversi Kamboja Tuan Rumah SEA Games 2023: Banyak Rugikan Indonesia

Pesilat Indonesia Bayu Lesmana dipaksa Walk Out (WO) pada final kelas tanding U-45 SEA Games menunjukkan kejelasan.

Kepala Pelatih timnas pencak silat Indonesia, Indro Catur Haryono mengungkapkan alasan sekaligus mengklarifikasi dipaksa mundurnya Bayu Lesmana.

Indro mengungkapkan kelas tanding U-45 putra awalnya tak akan dipertandingkan di SEA Games 2023 sebab kekurangan peserta. Ia mengatakan setelah dilakukan lobi ke berbagai pihak, Kamboja akhirnya mau mempertandingkan kelas tersebut.

Awalnya kelas U-45 putra hanya diikuti atlet Indonesia, Singapura dan Kamboja, yang kemudian disetujui untuk menambah satu atlet yang berasal dari Malaysia.

Indro pun mengatakan Kamboja kemudian memenangkan medali emas di kelas tersebut berdasarkan kesepakatan bersama.

5. Seremoni Medali Pakai Sorot Lampu Mobil

9 Kontroversi Kamboja Tuan Rumah SEA Games 2023: Banyak Rugikan Indonesia

Kontroversi selanjutnya terjadi di cabang olahraga atletik nomor 20 km jalan cepat yang terselenggara Sabtu, 6 Mei 2023. Hal geger itu terjadi ketika pengalungan medali juara yang hanya diterangi oleh lampu sorot mobil.

Sorot lampu mobil menjadi solusi penerangan podium yang gelap. Tentu saja kondisi itu menjadi bahan perbincangan netizen dan viral di media sosial, tak terkecuali di Indonesia

6. Kamar Atlet Bulu Tangkis Indonesia Bocor

9 Kontroversi Kamboja Tuan Rumah SEA Games 2023: Banyak Rugikan Indonesia

Insiden tidak menyenangkan kembali dialami oleh kontingen Indonesia dalam ajang SEA Games 2023 Kamboja. Kali ini insiden itu menimpa kamar tim putri bulu tangkis Indonesia yang bocor saat hujan.

Dari video yang viral di media sosial, terlihat kamar atlet bulu tangkis Indonesia kamar tergenang oleh air hujan.

Diketahui, kamar yang bocor itu dihuni Komang Ayu Cahya Dewi, Stephanie Widjaja, dan Mutiara Ayu Puspitasari.

Kamar tersebut berada Lantai 3 di Wisma Atlet SEA Games 2023, Phnom Penh, Kamboja. Saat kejadian kamar bocor, hujan mengguyur kawasan tersebut.

7. Panitia Marathon Nyalakan Layar LED Start Naik Kursi Plastik

9 Kontroversi Kamboja Tuan Rumah SEA Games 2023: Banyak Rugikan Indonesia

Keunikan lainnya juga ditemukan pada acara SEA Games 2023 yakni adanya kerusakan pada layar LED yang akan digunakan untuk lomba Marathon 20 KM Walk. Panitia kemudian berusaha membetulkannya dengan menggunakan kursi biasa untuk membenarkan layar LED itu.

8. Tiang Bendera Dipegang Manusia

9 Kontroversi Kamboja Tuan Rumah SEA Games 2023: Banyak Rugikan Indonesia

Keunikan lainnya yang ditemukan pada acara SEA Games 2023 yaitu, seremoni pemberian medali menggunakan tiang bendera manusia. Hal itu mendapat sorotan karena umumnya penyelenggara mempersiapkan tiang bendera saat upacara pengalungan medali.

9. Tim Mountain Bike Indonesia Dilarang Sapu Bersih Medali Cross Country

9 Kontroversi Kamboja Tuan Rumah SEA Games 2023: Banyak Rugikan Indonesia

Tim balap sepeda Indonesia sebenarnya mampu menyapu bersih medali nomor Mountain Bike Cross Country Olympic putra SEA Games 2023. Namun, skuad Merah Putih harus merelakan perunggu yang mereka dapat ke pebalap tuan rumah Kamboja.

Pasalnya, dalam regulasi South East Asian Games Federation (SEAGF) Pasal 37 poin c, dijelaskan bahwa satu NOC atau negara peserta dilarang memenangi lebih dari dua medali dalam satu nomor pertandingan.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejurnas Atletik 2026...
Kejurnas Atletik 2026 Resmi Bergulir, Jadi Ajang Lahirnya Generasi Baru Atlet Indonesia
Putra Tri Ramadani Cetak...
Putra Tri Ramadani Cetak Sejarah, Indonesia Rebut Emas Lead Pertama di World Climbing Series
Atlet Berkuda Nusrtdinov...
Atlet Berkuda Nusrtdinov Zayan Fatih Kibarkan Merah Putih di Tashkent
Lifter Indonesia Rizki...
Lifter Indonesia Rizki Juniansyah Terima 2 Sertifikat Penghargaan dari Guinness World Records
Pemerintah Mulai Persiapkan...
Pemerintah Mulai Persiapkan Kontingen Atlet Indonesia untuk SEA Games 2027
Atlet Nasional Siti...
Atlet Nasional Siti Nur Rahayu Derita Usus Pecah, Sempat Kesulitan Berobat karena Tak Punya BPJS
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
Special Bola
Prediksi Skor Timnas...
Bola Dunia
Prediksi Skor Timnas Spanyol vs Austria di 32 Besar Piala Dunia 2026: La Furia Roja Menang Mudah?
Timnas Inggris Lolos...
Liga Inggris
Timnas Inggris Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026, Arsenal hingga Manchester City Kecipratan Bonus Besar
Osmar Loss Sosok Pelatih...
Liga Indonesia
Osmar Loss Sosok Pelatih yang Bawa Mariano Peralta ke Persib Bandung?
Rekomendasi
Sidang Ijazah Jokowi,...
Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Didakwa Pasal Berlapis Pencemaran Nama Baik dan UU ITE
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa: Kita Tidak Ada Sponsor, Bohir Kita Hanya Allah
Pembangunan Flyover...
Pembangunan Flyover Latumenten Capai 55,2%, Ditargetkan Beroperasi 15 Desember 2026
Berita Terkini
Para Legenda Bola Kecam...
Para Legenda Bola Kecam Penalti Belgia di Piala Dunia 2026: Senegal Dirampok Wasit
Kartu Merah Kontroversial...
Kartu Merah Kontroversial Warnai Langkah Amerika Serikat ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Sebastian Beccacece...
Sebastian Beccacece Mundur Setelah Ekuador Tersingkir di Piala Dunia 2026
Amerika Serikat Lolos...
Amerika Serikat Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Tantang Belgia Usai Tekuk Bosnia
Inggris vs Meksiko di...
Inggris vs Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026, Tuchel Waspadai Tipisnya Oksigen Azteca
Indonesian Padel League...
Indonesian Padel League 2026 Dimulai Agustus, Kompetisi Padel Masuk Era Profesional
Infografis
4 Fakta Ratu Suthida,...
4 Fakta Ratu Suthida, Navigator Tim Layar Thailand di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved