Oscar De La Hoya: Canelo Tak Bisa Kalahkan Bivol di Kelas 79,3 Kg
Minggu, 14 Mei 2023 - 14:19 WIB
loading...
A
A
A
"Pada berat badan 168 mungkin akan lebih berbahaya baginya, karena saya pikir Bivol akan lebih ringan di kakinya, dia akan lebih cepat. Jadi, ini adalah situasi yang sulit bagi Canelo. Pertarungan berikutnya yang akan ia jalani haruslah sangat strategis. Kita akan lihat apa yang akan dilakukan promotor briliannya [Eddie Hearn] untuknya,"lanjut De La Hoya.
Juara dunia empat divisi, Saul Canelo Alvarez hanya bertarung dua kali sebagai petinju kelas berat ringan selama 18 tahun kariernya. Pertandingan pertamanya di kelas 79,3 kg terjadi pada November 2019 saat ia memukul KO Sergey Kovalev untuk memenangkan gelar WBO.
Baca Juga: Canelo Gagal KO John Ryder, Oscar De La Hoya: Kariernya Berakhir
Penampilan keduanya di kelas ini tidak sesukses yang diharapkan, dan Bivol memanfaatkan ukuran dan kekuatannya untuk menggertak dan melelahkan Alvarez di paruh kedua laga untuk meraih kemenangan mutlak. Bivol mengungguli Alvarez dengan skor 152 banding 84 selama dua belas ronde.
Sebanyak 84 pukulan yang dilepaskan Canelo merupakan yang terendah dalam karier profesionalnya. Canelo kemudian mengatakan bahwa ia tidak dapat berlatih 100% di kamp pelatihan Bivol karena cedera pergelangan tangan yang berkepanjangan dan akhirnya harus dioperasi pada musim gugur lalu. Sejak saat itu, Canelo bersikeras bahwa ia merasa dirinya lebih baik dari Bivol dan ia merasa mendominasi enam ronde pertama pertarungan.
Juara dunia empat divisi, Saul Canelo Alvarez hanya bertarung dua kali sebagai petinju kelas berat ringan selama 18 tahun kariernya. Pertandingan pertamanya di kelas 79,3 kg terjadi pada November 2019 saat ia memukul KO Sergey Kovalev untuk memenangkan gelar WBO.
Baca Juga: Canelo Gagal KO John Ryder, Oscar De La Hoya: Kariernya Berakhir
Penampilan keduanya di kelas ini tidak sesukses yang diharapkan, dan Bivol memanfaatkan ukuran dan kekuatannya untuk menggertak dan melelahkan Alvarez di paruh kedua laga untuk meraih kemenangan mutlak. Bivol mengungguli Alvarez dengan skor 152 banding 84 selama dua belas ronde.
Sebanyak 84 pukulan yang dilepaskan Canelo merupakan yang terendah dalam karier profesionalnya. Canelo kemudian mengatakan bahwa ia tidak dapat berlatih 100% di kamp pelatihan Bivol karena cedera pergelangan tangan yang berkepanjangan dan akhirnya harus dioperasi pada musim gugur lalu. Sejak saat itu, Canelo bersikeras bahwa ia merasa dirinya lebih baik dari Bivol dan ia merasa mendominasi enam ronde pertama pertarungan.
(aww)
Lihat Juga :