Scudetto Serie A, Teorinya Gelar Juve Tinggal Seremoni Saja
Kamis, 23 Juli 2020 - 12:37 WIB
loading...
A
A
A
Motivasi mantan bintang Sporting Lisbon, Manchester United (MU), dan Real Madrid tersebut semakin besar karena Juve hanya membutuhkan empat poin tambahan dari empat pertandingan tersisa, termasuk saat menghadapi Udinese, dini hari nanti.
Namun, dengan keunggulan delapan poin dan head to head atas Inter yang berada di urutan ketiga (72 poin), skenario lain bisa muncul. Jika Juve menang melawan Udinese dan Inter kalah dari Fiorentina, dini hari tadi, Leonardo Bonucci dkk memimpin klasemen sementara dengan 83 poin, jarak 11 poin yang secara matematis sulit dikejar. (Baca juga: Persaingan yang Menggemaskan dan Menyebalkan di Serie A)
Atalanta yang berada di urutan kedua (74 poin), juga memiliki rekor head-to-head lebih rendah. Itu karena Juve mengalahkan mereka 3-1 di Bergamo pada November dan bermain imbang 2-2 di Turin awal bulan ini. Keberadaan CR7 diharapkan mampu membantu Juve meraih kemenangan atas Udinese.
Pelatih Maurizio Sarri bahkan yakin pemain andalannya tersebut tidak akan berhenti mencetak gol dan berpeluang besar menyamai bahkan melampaui 35 gol milik Gonzalo Higuain yang menjadi rekor top skor Seri A di musim 2015/2016.
“Jika CR7 menempatkan pikirannya pada sesuatu, dia sangat sulit untuk berhenti. Kita akan melihat apakah kami harus mengistirahatkannya selama beberapa pertandingan berikutnya. Tapi, jika masih dalam kondisi terbaik, dia tidak membutuhkan istirahat," tutur Sarri.
Namun, dengan keunggulan delapan poin dan head to head atas Inter yang berada di urutan ketiga (72 poin), skenario lain bisa muncul. Jika Juve menang melawan Udinese dan Inter kalah dari Fiorentina, dini hari tadi, Leonardo Bonucci dkk memimpin klasemen sementara dengan 83 poin, jarak 11 poin yang secara matematis sulit dikejar. (Baca juga: Persaingan yang Menggemaskan dan Menyebalkan di Serie A)
Atalanta yang berada di urutan kedua (74 poin), juga memiliki rekor head-to-head lebih rendah. Itu karena Juve mengalahkan mereka 3-1 di Bergamo pada November dan bermain imbang 2-2 di Turin awal bulan ini. Keberadaan CR7 diharapkan mampu membantu Juve meraih kemenangan atas Udinese.
Pelatih Maurizio Sarri bahkan yakin pemain andalannya tersebut tidak akan berhenti mencetak gol dan berpeluang besar menyamai bahkan melampaui 35 gol milik Gonzalo Higuain yang menjadi rekor top skor Seri A di musim 2015/2016.
“Jika CR7 menempatkan pikirannya pada sesuatu, dia sangat sulit untuk berhenti. Kita akan melihat apakah kami harus mengistirahatkannya selama beberapa pertandingan berikutnya. Tapi, jika masih dalam kondisi terbaik, dia tidak membutuhkan istirahat," tutur Sarri.
Lihat Juga :