Yamaha Hengkang dari MotoGP? Lin Jarvis: Saya Tidak Melihat Tanda-tandanya
Senin, 29 Mei 2023 - 05:33 WIB
loading...
A
A
A
Namun, di MotoGP 2023, performa Yamaha benar-benar menurun drastis dan kesulitan bersaing lagi di papan atas.
Dari 10 balapan dalam lima seri yang sudah digelar, Yamaha hanya sekali naik podium lewat Quartararo. Mereka pun saat ini terdampar di posisi buncit klasemen konstruktor dengan torehan 58 poin saja.
Yamaha memang telah terlibat dalam balap sepeda motor Grand Prix sekitar 60 tahun. Namun, buruknya performa mereka musim ini menimbulkan spekulasi bahwa mereka bisa saja cabut dari MotoGP setelah kontrak dengan Dorna Sport habis pada 2026 mendatang.
Tapi, Managing Director Yamaha Lin Jarvis buru-buru menepis kabar tersebut. Menurutnya, meski performa Yamaha sedang menurun, komitmen dari para petinggi manajemen masih sangat kuat untuk memberikan dukungan kepada Fabio Quartararo dan kolega.
"Ya, saya telah mengikuti berita ini (Yamaha bakal cabut dari MotoGP) di media selama beberapa hari terakhir. Kabar itu muncul di mana-mana. Banyak orang mengajukan pertanyaan ini secara langsung,” kata Jarvis dilansir dari Speedweek, Jumat (26/5/2023).
“Tidak dapat disangkal Yamaha dan Honda sedang berjuang di MotoGP saat ini. Ada 16 motor dari pabrikan Eropa yang ambil bagian, tapi hanya enam dari Jepang. Honda dan Yamaha berjuang melawan pesaing Eropa mereka dalam hal performa. Dapat dimengerti jika pertimbangan seperti itu dibawa ke permukaan sekarang,” imbuhnya.
Dari 10 balapan dalam lima seri yang sudah digelar, Yamaha hanya sekali naik podium lewat Quartararo. Mereka pun saat ini terdampar di posisi buncit klasemen konstruktor dengan torehan 58 poin saja.
Yamaha memang telah terlibat dalam balap sepeda motor Grand Prix sekitar 60 tahun. Namun, buruknya performa mereka musim ini menimbulkan spekulasi bahwa mereka bisa saja cabut dari MotoGP setelah kontrak dengan Dorna Sport habis pada 2026 mendatang.
Tapi, Managing Director Yamaha Lin Jarvis buru-buru menepis kabar tersebut. Menurutnya, meski performa Yamaha sedang menurun, komitmen dari para petinggi manajemen masih sangat kuat untuk memberikan dukungan kepada Fabio Quartararo dan kolega.
"Ya, saya telah mengikuti berita ini (Yamaha bakal cabut dari MotoGP) di media selama beberapa hari terakhir. Kabar itu muncul di mana-mana. Banyak orang mengajukan pertanyaan ini secara langsung,” kata Jarvis dilansir dari Speedweek, Jumat (26/5/2023).
“Tidak dapat disangkal Yamaha dan Honda sedang berjuang di MotoGP saat ini. Ada 16 motor dari pabrikan Eropa yang ambil bagian, tapi hanya enam dari Jepang. Honda dan Yamaha berjuang melawan pesaing Eropa mereka dalam hal performa. Dapat dimengerti jika pertimbangan seperti itu dibawa ke permukaan sekarang,” imbuhnya.
Lihat Juga :