Devin Haney Pengin Naik Kelas, Incar Sabuk Juara Regis Prograis
Kamis, 01 Juni 2023 - 10:41 WIB
loading...
A
A
A
"Namun ia telah mengidentifikasi Regis Prograis sebagai laga yang ia inginkan. Saya kira itu adalah laga yang luar biasa. Regis menyukai laga itu. Jelas ia akan menghadapi Zorrilla terlebih dahulu pada tanggal 17 Juni. Ia harus datang, ia harus menghancurkannya berkeping-keping dan ia harus [memanggil] Devin Haney. Kita harus menyatukan mereka. Kita harus mendapatkan angka yang tepat untuk keduanya dan saya yakin kita dapat mewujudkannya,"papar Hearn.
Baca Juga: Siapa Tim Tszyu Anak Kostya Tszyu, Petinju Tak Terkalahkan Pengguncang Tinju
Matchroom mempromosikan enam laga Haney sebelumnya sebelum ia menandatangani kontrak tiga laga bersama Top Rank dan DiBella Entertainment pada bulan Maret 2022. DAZN juga menyiarkan seluruh enam laga tersebut. Haney (30-0, 15 KO) telah lama mengakui bahwa ia sangat kesulitan untuk mencapai berat badannya di kelas ringan 61,2 kilogram.
Petinju berusia 24 tahun asal Oakland, California ini mengakui setelah mengalahkan Lomachenko bahwa kemenangannya yang paling penting sampai saat ini mungkin menandai akhir dari masa kejayaannya sebagai juara kelas ringan IBF, WBA, WBC dan WBO. Prograis yang berusia 34 tahun ini telah bertarung di atau mendekati berat badan maksimal kelas ringan super 63,5 kg selama 11 tahun karier profesionalnya.
Petinju kidal yang kuat dari New Orleans ini hanya kalah angka mutlak 12 ronde dari mantan juara kelas 63.5 kg yang tak terbantahkan, Josh Taylor (19-0, 13 KO), dan merupakan salah satu petinju terkuat di divisinya.
Baca Juga: Siapa Tim Tszyu Anak Kostya Tszyu, Petinju Tak Terkalahkan Pengguncang Tinju
Matchroom mempromosikan enam laga Haney sebelumnya sebelum ia menandatangani kontrak tiga laga bersama Top Rank dan DiBella Entertainment pada bulan Maret 2022. DAZN juga menyiarkan seluruh enam laga tersebut. Haney (30-0, 15 KO) telah lama mengakui bahwa ia sangat kesulitan untuk mencapai berat badannya di kelas ringan 61,2 kilogram.
Petinju berusia 24 tahun asal Oakland, California ini mengakui setelah mengalahkan Lomachenko bahwa kemenangannya yang paling penting sampai saat ini mungkin menandai akhir dari masa kejayaannya sebagai juara kelas ringan IBF, WBA, WBC dan WBO. Prograis yang berusia 34 tahun ini telah bertarung di atau mendekati berat badan maksimal kelas ringan super 63,5 kg selama 11 tahun karier profesionalnya.
Petinju kidal yang kuat dari New Orleans ini hanya kalah angka mutlak 12 ronde dari mantan juara kelas 63.5 kg yang tak terbantahkan, Josh Taylor (19-0, 13 KO), dan merupakan salah satu petinju terkuat di divisinya.
(aww)
Lihat Juga :