Ironi Lionel Messi: Dulu Disanjung, Kini Dicap si Pengkhianat
Jum'at, 02 Juni 2023 - 19:01 WIB
loading...
A
A
A
Saat itu Messi didatangkan PSG dengan status bebas transfer setelah memutuskan tak membarui kontraknya dengan Barcelona. Saat itu, klub raksasa Prancis terpaksa merogoh kocek dalam-dalam untuk membayar gaji fantastis La Pulga, senilai 40 juta euro (Rp625,3 miliar) per tahun.
Messi menandatangani kontrak selama dua tahun dengan mengambil opsi tambahan satu tahun bersama PSG. Namun, cedera patah tulang telah muncul dalam beberapa bulan terakhir di tengah laporan bahwa pemain Argentina itu tidak bahagia di Paris.
Baca Juga: Sevilla Juara Liga Europa, Masa Depan Pelatih Masih Tanda Tanya
Dan Galtier, yang juga bisa meninggalkan PSG setelah merebut gelar Ligue 1 pada Mei 2023, telah mengonfirmasi kecurigaan tersebut menjelang pertandingan liga terakhir klub musim ini. "Saya mendapat hak istimewa untuk melatih pemain terbaik dalam sejarah sepak bola. Ini akan menjadi pertandingan terakhir Leo di Parc des Princes melawan Clermont," ungkap Galtier.
Meski dicap sebagai pengkhianat. Namun Messi tetap memberikan kontribusi besar untuk PSG dengan membawa tim merebut trofi juara Liga Prancis selama dua musim secara beruntun (2021–2022, 2022–2023).
Messi menandatangani kontrak selama dua tahun dengan mengambil opsi tambahan satu tahun bersama PSG. Namun, cedera patah tulang telah muncul dalam beberapa bulan terakhir di tengah laporan bahwa pemain Argentina itu tidak bahagia di Paris.
Baca Juga: Sevilla Juara Liga Europa, Masa Depan Pelatih Masih Tanda Tanya
Dan Galtier, yang juga bisa meninggalkan PSG setelah merebut gelar Ligue 1 pada Mei 2023, telah mengonfirmasi kecurigaan tersebut menjelang pertandingan liga terakhir klub musim ini. "Saya mendapat hak istimewa untuk melatih pemain terbaik dalam sejarah sepak bola. Ini akan menjadi pertandingan terakhir Leo di Parc des Princes melawan Clermont," ungkap Galtier.
Meski dicap sebagai pengkhianat. Namun Messi tetap memberikan kontribusi besar untuk PSG dengan membawa tim merebut trofi juara Liga Prancis selama dua musim secara beruntun (2021–2022, 2022–2023).
Lihat Juga :