Sulit Kejar Juve, Inter Mulai Pikirkan Liga Europa
Senin, 27 Juli 2020 - 11:36 WIB
loading...
Foto/AP Photo
A
A
A
GENOA - Inter Milan berusaha membuktikan kelayakannya sebagai salah satu pesaing perburuan scudetto musim ini. Meski hampir mustahil juara, I Nerazzurri terus memberikan tekanan pada Juventus seusai menang 3-0 atas Genoa di Stadio Comunale Luigi Ferraris, Minggu (26/7/2020).
Gol-gol dari Romelu Lukaku pada menit ke-34 dan 90+3 serta Alexis Sanchez (82), membuat Inter memangkas ketertinggalan menjadi empat poin dengan Juve yang memuncaki klasemen sementara Seri A (80). Namun, jarak bisa melebar jika La Vecchia Signora mengalahkan Sampdoria, tadi malam.
Terlebih Juve hanya membutuhkan dua poin tambahan untuk meraih scudetto kesembilan beruntun. Fakta tersebut membuat pelatih Antonio Conte bersikap realistis. Dia mengungkapkan tidak memiliki ilusi apa pun mengenai scudetto musim ini. (Baca: Conte Berharap Inter Milan Tidak Rasakan Lagi Pengalaman Pahit di Musim Depan)
“Saya tidak mengatakan tempat kedua buruk, itu hanya jika Anda ingin melihat gelasnya setengah kosong atau setengah penuh. Saya tidak tahu mengapa, akhir-akhir ini orang selalu ingin melihatnya setengah kosong,” ungkap Conte dilansir football-italia.net.
Conte tidak menampik jika beberapa hasil buruk timnya memberikan pengaruh besar terhadap menjauhnya scudetto, begitu juga dengan sempat cederanya beberapa pemain kunci, seperti Sanchez dan Matias Vecino. Karenanya, Conte tetap mengapresiasi kinerja pasukannya yang telah berusaha keras sepanjang musim ini.
Gol-gol dari Romelu Lukaku pada menit ke-34 dan 90+3 serta Alexis Sanchez (82), membuat Inter memangkas ketertinggalan menjadi empat poin dengan Juve yang memuncaki klasemen sementara Seri A (80). Namun, jarak bisa melebar jika La Vecchia Signora mengalahkan Sampdoria, tadi malam.
Terlebih Juve hanya membutuhkan dua poin tambahan untuk meraih scudetto kesembilan beruntun. Fakta tersebut membuat pelatih Antonio Conte bersikap realistis. Dia mengungkapkan tidak memiliki ilusi apa pun mengenai scudetto musim ini. (Baca: Conte Berharap Inter Milan Tidak Rasakan Lagi Pengalaman Pahit di Musim Depan)
“Saya tidak mengatakan tempat kedua buruk, itu hanya jika Anda ingin melihat gelasnya setengah kosong atau setengah penuh. Saya tidak tahu mengapa, akhir-akhir ini orang selalu ingin melihatnya setengah kosong,” ungkap Conte dilansir football-italia.net.
Conte tidak menampik jika beberapa hasil buruk timnya memberikan pengaruh besar terhadap menjauhnya scudetto, begitu juga dengan sempat cederanya beberapa pemain kunci, seperti Sanchez dan Matias Vecino. Karenanya, Conte tetap mengapresiasi kinerja pasukannya yang telah berusaha keras sepanjang musim ini.
Lihat Juga :