Seleksi Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia U-17, Zainudin Amali: PSSI Tidak Campur Tangan!
Jum'at, 21 Juli 2023 - 14:03 WIB
loading...
Zainudin Amali selaku Wakil ketua umum (Waketum) PSSI menegaskan bahwa pihaknya tidak campur tangan dalam seleksi pemain diaspora untuk Timnas Indonesia U-17 / Foto: PSSI
A
A
A
Zainudin Amali selaku Wakil ketua umum (Waketum) PSSI menegaskan bahwa pihaknya tidak campur tangan dalam seleksi pemain diaspora untuk Timnas Indonesia U-17. Namun ada yang perlu digarisbawahi tim pelatih bahwa mereka harus memberikan penilaian yang objektif.
Sejauh ini PSSI telah menerima 30 nama pemain diaspora dari Kemenpora yang bakal mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-17. Zainudin Amali menuturkan bahwa nama-nama itu sudah diterima dan sedang diseleksi tim pelatih.
Nantinya, tambah Zainudin Amali, tim pelatih akan menyeleksi dengan ketat 30 nama pemain diaspora untuk Timnas Indonesia U-17 itu. "Ya nama-nama yang sudah diserahkan dari Kemenpora tentu diterima dengan baik oleh PSSI, federasi sangat apresaisi bantuan dari pemerintah itu," kata Amali kepada awak media di Jakarta, Kamis (20/7/2023).
Baca Juga: Erick Thohir Prioritaskan Indonesia Lolos Piala Asia U-23 2024
"Namun kalau urusan teknis tetap kita serahkan ke pelatih, dari jumlah yang disebutkan tadi berapa yang sesuai kualifikasi yang dibutuhkan pelatih, itu yang kemudian dari federasi akan direkomendasikan," jelas Amali.
Sejauh ini PSSI telah menerima 30 nama pemain diaspora dari Kemenpora yang bakal mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-17. Zainudin Amali menuturkan bahwa nama-nama itu sudah diterima dan sedang diseleksi tim pelatih.
Nantinya, tambah Zainudin Amali, tim pelatih akan menyeleksi dengan ketat 30 nama pemain diaspora untuk Timnas Indonesia U-17 itu. "Ya nama-nama yang sudah diserahkan dari Kemenpora tentu diterima dengan baik oleh PSSI, federasi sangat apresaisi bantuan dari pemerintah itu," kata Amali kepada awak media di Jakarta, Kamis (20/7/2023).
Baca Juga: Erick Thohir Prioritaskan Indonesia Lolos Piala Asia U-23 2024
"Namun kalau urusan teknis tetap kita serahkan ke pelatih, dari jumlah yang disebutkan tadi berapa yang sesuai kualifikasi yang dibutuhkan pelatih, itu yang kemudian dari federasi akan direkomendasikan," jelas Amali.
Lihat Juga :