alexametrics

Begini Cara Lin Jarvis Tangani Calon Juara Dunia MotoGP Tahun Depan

loading...
Begini Cara Lin Jarvis Tangani Calon Juara Dunia MotoGP Tahun Depan
Tim Movistar Yamaha tampaknya sudah terbiasa mengelola dua ayam jantan dalam satu garasi. Kondisi itu kembali terulang tahun depan saat Fabio Quartararo bermitra dengan Maverick Vinales di ajang MotoGP 2021 / Foto: MotoGP
A+ A-
LONDON - Tim Movistar Yamaha tampaknya sudah terbiasa mengelola dua ayam jantan dalam satu garasi. Kondisi itu kembali terulang tahun depan saat Fabio Quartararo bermitra dengan Maverick Vinales di ajang MotoGP 2021.

Direktur Balap Tim Yamaha, Lin Jarvis merupakan salah satu orang yang punya pengalaman saat merasakan bagaimana suasana tegang di dalam garasi ketika Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi berada dalam tim yang sama. (Baca juga: Tantangan Juara Quartararo Bisa Geser Dominasi Marquez di MotoGP)

Sekarang Jarvis mulai membiasakan diri sebelum mengelola dua calon juara MotoGP, Quartararo dan Vinales tahun depan. "Jelas itu sangat positif, tetapi juga cukup sulit, karena setiap pembalap papan atas berfokus pada kesuksesan dan tujuan mereka. Dan hal terakhir yang harus dihadapi adalah tujuan dari rekan setimnya dan apakah dia akan mencapai mereka atau tidak. Jadi, Anda harus merawat semua orang sebagai individu dan memastikan Anda memperlakukan mereka dengan adil, meskipun itu tidak selalu berarti Anda melakukan semuanya dengan cara yang sama," jelasnya dikutip dari laman resmi MotoGP, Kamis (30/7/2020).

Lebih jauh, Jarvis menggarisbawahi bagaimana mungkin untuk mengikuti dua jalur evolusi dan filosofi tim. Menurutnya, tantangan yang paling besar adalah mengelola ego dari masing-masing pembalap. (Infografis Momen Vinales Salah Motor, Ternyata Punya Valentino Rossi)



"Tetapi jika satu menginginkan sesuatu yang berbeda dari yang lain, kami pastikan untuk memisahkan. Tetapi ada juga situasi lain, karena dalam olahraga ini ada beberapa ego besar yang harus Anda kelola, orang-orang dari pembalap, rombongan dan harapan mereka, yang kadang-kadang Anda tidak dapat memuaskan. Ini cukup rumit, tetapi saya selalu lebih suka bersaing dengan dua pembalap yang lebih baik daripada yang nomor 1 dan 2. Ini lebih menarik dan tantangan yang lebih besar," pungkas Jarvis.
(sha)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak