Timnas Basket Indonesia Targetkan 2 Kemenangan di Pra Kualifikasi Olimpiade 2024
Rabu, 16 Agustus 2023 - 07:04 WIB
loading...
A
A
A
Senada dengan Jeremy, asisten pelatih Timnas Basket Indonesia, Johannis Winar mengakui Yudha Saputra dkk memiliki peluang tipis untuk lolos ke Kualifikasi Olimpiade 2024. Namun Johannis Winar ingin Timnas Basket Indonesia tetap berjuang di dua laga berikutnya.
"Dengan dua kekalahan ini, target ke Olimpiade agak berat. Tapi kami tetap mau fight di dua pertandingan sisa karena ingin menang," ujarnya.
Baca Juga: Begini Cara Beli Tiket FIBA World Cup 2023 Indonesia
Sementara Jeremy menjelaskan Timnas Basket Indonesia mendapatkan pelajaran berharga. Menurutnya postur bukan menjadi kendala, tetapi persiapan matang membuat para pemain bisa tampil maksimal apalagi Timnas Basket Indonesia akan tampil di Asian Games pada 23 September-8 Oktober 2023.
"Saya tidak percaya itu. Saya lebih percaya dimana dengan persiapan baik dan maksimal pemain bisa keluarkan kemampuan 100 persen secara konsisten. Evaluasi kita untuk kompetisi berikutnya apalagi Asian Games sudah di depan mata, yaitu persiapan kita tidak bisa setengah-setengah. Kita harus bisa menutup semua kekurangan secara individu dengan kekompakan tim dan juga kesiapan anak-anak bermain di level tertinggi Asia," jelasnya.
"Dengan dua kekalahan ini, target ke Olimpiade agak berat. Tapi kami tetap mau fight di dua pertandingan sisa karena ingin menang," ujarnya.
Baca Juga: Begini Cara Beli Tiket FIBA World Cup 2023 Indonesia
Sementara Jeremy menjelaskan Timnas Basket Indonesia mendapatkan pelajaran berharga. Menurutnya postur bukan menjadi kendala, tetapi persiapan matang membuat para pemain bisa tampil maksimal apalagi Timnas Basket Indonesia akan tampil di Asian Games pada 23 September-8 Oktober 2023.
"Saya tidak percaya itu. Saya lebih percaya dimana dengan persiapan baik dan maksimal pemain bisa keluarkan kemampuan 100 persen secara konsisten. Evaluasi kita untuk kompetisi berikutnya apalagi Asian Games sudah di depan mata, yaitu persiapan kita tidak bisa setengah-setengah. Kita harus bisa menutup semua kekurangan secara individu dengan kekompakan tim dan juga kesiapan anak-anak bermain di level tertinggi Asia," jelasnya.
Lihat Juga :