Berebut Posisi Runner-up, Inter Milan dan Atalanta Bersaing Sengit
Kamis, 30 Juli 2020 - 14:07 WIB
loading...
A
A
A
Mereka membawa pemain yang cocok dengan proyek yang dapat mengubah permainan kapan saja di Seri A atau Liga Champions. “Ini akan menjadi ujian yang baik untuk melihat di mana kami berdiri sekarang. Saya pikir itu pertandingan yang sangat baik untuk mengakhiri Seri A musim ini," tandas Conte.
Pujian yang dilontarkan Conte didasari dengan kinerja apik Atalanta yang belum terkalahkan dalam 12 pertandingan terakhir, termasuk saat menang 2-1 atas Parma. Meski demikian, Gasperini menilai para pemainnya sudah dilanda kelelahan akibat padatnya jadwal pertandingan.
Itu terlihat di Stadio Ennio Tardini di mana Parma membuka keunggulan melalui Dejan Kulusevski (43). Tapi, Atalanta sukses membalikkan keadaan berkat gol-gol dari Ruslan Malinovskyi (70) dan Papu Gomez (84). Gasperini merasa puas terlebih Atalanta sukses menorehkan 11 kemenangan tandang di Seri A musim ini. (Lihat videonya: Akibat hubungan Arus Pendek Listrik, Gudang Penyimpanan Beras Terbakar)
Dia menganggap tekanan besar justru menempa timnya untuk terus memperbaiki performa. Karena itu, Gasperini berjanji akan mengoptimalkan kekuatan yang ada untuk mengalahkan Inter demi menggaransi urutan kedua Seri A sekaligus menjadi modal penting jelang pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain (PSG), 13 Agustus mendatang.
“Ini pertandingan yang menentukan. Kami semua sangat dekat. Kami akan bermain pada saat yang sama dan Anda bisa naik dari urutan kedua dalam waktu sekejap. Ini akan menjadi pencapaian puncak dari tahun yang aneh. Penyesalan terbesar adalah bahwa kami tidak bisa membagikan musim unik ini dengan penggemar kami,” papar Gasperini. (Alimansyah)
Pujian yang dilontarkan Conte didasari dengan kinerja apik Atalanta yang belum terkalahkan dalam 12 pertandingan terakhir, termasuk saat menang 2-1 atas Parma. Meski demikian, Gasperini menilai para pemainnya sudah dilanda kelelahan akibat padatnya jadwal pertandingan.
Itu terlihat di Stadio Ennio Tardini di mana Parma membuka keunggulan melalui Dejan Kulusevski (43). Tapi, Atalanta sukses membalikkan keadaan berkat gol-gol dari Ruslan Malinovskyi (70) dan Papu Gomez (84). Gasperini merasa puas terlebih Atalanta sukses menorehkan 11 kemenangan tandang di Seri A musim ini. (Lihat videonya: Akibat hubungan Arus Pendek Listrik, Gudang Penyimpanan Beras Terbakar)
Dia menganggap tekanan besar justru menempa timnya untuk terus memperbaiki performa. Karena itu, Gasperini berjanji akan mengoptimalkan kekuatan yang ada untuk mengalahkan Inter demi menggaransi urutan kedua Seri A sekaligus menjadi modal penting jelang pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain (PSG), 13 Agustus mendatang.
“Ini pertandingan yang menentukan. Kami semua sangat dekat. Kami akan bermain pada saat yang sama dan Anda bisa naik dari urutan kedua dalam waktu sekejap. Ini akan menjadi pencapaian puncak dari tahun yang aneh. Penyesalan terbesar adalah bahwa kami tidak bisa membagikan musim unik ini dengan penggemar kami,” papar Gasperini. (Alimansyah)
(ysw)
Lihat Juga :