alexametrics

Sirkuit Silverstone Tanpa Penonton Bisa Ganggu Hamilton?

loading...
Sirkuit Silverstone Tanpa Penonton Bisa Ganggu Hamilton?
Driver Mercedes Lewis Hamilton melakukan selebrasi setelah menjadi juara di GP Hungaria (20/7/2020) bersama peringkat dua dari tim Red Bull Max Verstappen dan peringkat tiga Valtteri Bottas (Mercedes). Foto/Reuters
A+ A-
SILVERSTONE - Dominasi Lewis Hamilton pada Formula One (F1) 2020 bisa kembali berlanjut pada Grand Prix (GP) Inggris, akhir pekan ini. Apalagi pembalap Mercedes AMG Petronas itu juga berpeluang menciptakan hattrick kemenangan di musim ini.

Hamilton patut percaya diri bisa merebut kemenangan di Inggris. Dia memiliki modal bagus dengan meraih kemenangan di dua balapan terakhir di GP Styria dan GP Hungaria. Kegemilangan itu membuktikan dirinya masih cukup konsisten selama berada di atas lintasan.

Pembalap berusia 35 tahun ini selalu tampil luar biasa di negara kelahirannya. Dia juga berkesempatan memperpanjang rekor kemenangan di kandangnya menjadi tujuh kali setelah pernah berjaya pada 2008, 2014, 2015, 2016, 2017, dan 2019. (Baca: Sang Bos Akui Tahun Ini Ferrari Tak Kompetitif)

Namun, Hamilton menyadari balapan nanti sangat berbeda dan lebih sulit. Juara dunia F1 enam kali itu mengakui bahwa kehadiran penonton selalu memberikan tambahan kekuatan selama di Silverstone. Namun, Hamilton tak akan mendapatkannya di balapan nanti. Balapan akan berjalan tanpa ada pendukungnya di bangku tribun penonton karena masalah pandemi virus corona (Covid-19) .



"GP Inggris adalah yang terbaik dan itu terutama karena para penggemar selalu muncul untuk menciptakan tontonan yang hebat," kata Hamilton dilansir crash. "Jadi, akan sangat aneh berada di sana tanpa mereka," sambungnya.

Menjadi favorit merebut kemenangan di Silverstone, bukan berarti dia tanpa tantangan. Justru, tantangan berat akan datang dari rekan setimnya, Valtteri Bottas, yang sukses memenangi seri perdana di Austria. Pembalap asal Finlandia terbilang yang paling konsisten karena selalu naik podium di tiga balapan pertama F1 musim ini.



Ketua tim Mercedes Toto Wolff sangat percaya diri timnya akan kembali mendominasi balapan di Inggris. Dua pembalapnya telah menunjukkan kehebatannya yang membuktikan mobil Mercedes W11 belum terkalahkan dari rivalnya. Dia menilai mobilnya saat ini merupakan yang paling cepat sepanjang sejarah di F1.

“Ini adalah mobil F1 tercepat yang pernah dibuat. Mereka telah memecahkan rekor di Spielberg dan Budapest, serta akan sangat menyenangkan melihat mereka kembali melakukannya di Sirkuit Silverstone yang ikonik," ujar Wolff. (Baca juga: Satu Desa Dihancurkan, Israel Paksa 200 Warga Palestina Pergi)

Sampai saat ini, dua pembalapnya juga mendominasi klasemen pembalap F1 2020. Hamilton sekarang berada di posisi puncak dengan 63 poin atau berselisih lima angka dari Bottas, dan unggul jauh dari pembalap Red Bull Racing Max Verstappen yang terpaut 30 poin. Namun, selisih itu bisa saja berkurang di balapan nanti.

Pembalap asal Belanda itu menjadi satu-satunya yang mampu mengimbangi Mercedes pada musim ini. Hal itu terlihat ketika ketiganya berhasil menempati posisi kedua di GP Hungaria. Bahkan, Verstappen dinilai bisa kembali merepotkan duo Mercedes dalam melanjutkan dominasinya merebut kemenangan.

Adapun Ferrari, satu-satunya tim yang menghentikan supremasi Mercedes di Silverstone dalam beberapa tahun terakhir, ketika Sebastian Vettel menang pada 2018, kemungkinan akan melanjutkan perjuangannya mendapatkan bentuk kompetitif setelah awal yang kurang baik pada musim ini. (Baca juga: Enaknya Haji di Tengah Pandemi, Gratis dan Dilayani Seperti Sultan)

Sementara itu, pembalap Racing Point Sergio Perez tidak akan turun pada GP Inggris. Dia dinyatakan positif terjangkit Covid-19. Hal itu lantas membuat timnya merilis pernyataan resmi terkait kondisi sang driver agar tidak timbul isu-isu negatif yang melenceng kemana-mana. Dia akan digantikan pembalap Jerman, Niko Hulkenberg, di Silverstone.

“Menyusul pengumuman bahwa Sergio (Perez) telah dinyatakan positif terjangkit Covid-19 di Sirkuit Silverstone menjelang F1 GP Inggris Pirelli, tim menyesal mengumumkan bahwa dia tidak akan dapat berpartisipasi dalam balapan akhir pekan ini,” bunyi pernyataan resmi Racing Point. (Lihat videonya: Puluhan Orang Terjaring razia Masker di Jakarta Pusat)

Ketua Formula 1 Chase Carey sempat mengatakan sebelum awal musim bahwa F1 tidak akan membatalkan balapan walaupun ada pembalap menunjukkan hasil tes positif terinfeksi virus corona. "Kami mendorong tim untuk memiliki prosedur. Jadi jika seseorang harus dikarantina, kami memiliki kemampuan untuk mengarantina mereka di sebuah hotel dan untuk mengganti orang yang bersangkutan itu," ungkap Carey. (Raikhul Amar)
(ysw)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak