Kemenangan Terbesar Bernard Hopkins The Executioner

Minggu, 17 September 2023 - 12:51 WIB
loading...
A A A
Terdapat juga fakta bahwa Trinidad, pada usia 28 tahun, dianggap berada di puncak penampilannya, sementara Hopkins yang merupakan seorang veteran berusia 36 tahun dianggap telah menurun. Sebelum laga, pria yang lebih tua ini mengingatkan semua orang tentang pertaruhan besar dalam laga ini: "Saya akan berbohong pada anda jika saya mengatakan bahwa ini hanyalah laga biasa. Ini adalah laga yang dapat membuat saya menjadi bagian dari atlet middleweight terbaik dalam lima belas tahun terakhir. Saya berjuang untuk sampai ke sini... Saya layak berada di sini, dan saya akan tampil seperti itu."

Penonton yang fanatik dan pro-Trinidad di Madison Square Garden dipenuhi oleh ribuan warga Puerto Rico, yang ingin melihat rekan senegaranya berjaya, dan ingin membalas dendam kepada Hopkins yang tidak menghargai negara mereka sebelum laga. Namun, sang veteran dari Philadelphia ini tidak menyukai apa pun selain mengecewakan para pendukung tuan rumah dan membuktikan bahwa para peragu itu salah.

Sadar akan kekuatan Trinidad, Hopkins tetap bergerak di awal laga, bergerak ke arah samping dan tidak pernah membiarkan Tito melepaskan serangan kerasnya. Senjata Bernard yang paling efektif adalah jab-nya, saat ia terus menempatkannya di wajah Trinidad sepanjang malam, dan bahkan pada ronde-ronde terakhir, "The Executioner" lah yang mampu memenangkan pertukaran serangan.

Tidak masalah bahwa Hopkins memiliki kekuatan yang lebih kecil, karena ia lebih aktif dan konsisten dengan serangannya, dan serangan bertubi-tubi itulah yang membuat Trinidad kewalahan dan secara kumulatif membuatnya kelelahan. Ia melukai Trinidad dengan sebuah kombinasi hook kanan- uppercut kanan pada ronde kesepuluh, sebelum menyelesaikan laga dengan penuh gaya pada ronde terakhir, mendaratkan sebuah pukulan kanan keras yang menjatuhkan Tito ke atas kanvas.

Walau Trinidad berhasil mengalahkan hitungan wasit, ayah dan pelatihnya telah melihat cukup banyak dan ia pun melangkah masuk ke dalam tali ring untuk mengakhiri laga secara resmi. Hopkins membuktikan bahwa mereka yang meragukannya salah dan memberikan penampilan terbaiknya sampai saat ini, dimana ia menyamai rekor Carlos Monzon dengan empat belas kali mempertahankan gelar divisi middleweight secara beruntun.

Saat Hopkins menghadapi Antonio Tarver pada tahun 2006, "The Magic Man" dengan tegas menempatkan dirinya sebagai petinju kelas berat ringan teratas di dunia. Ia telah mengalahkan Roy Jones Jr. yang tampaknya tak terkalahkan sebanyak dua kali, termasuk sebuah KO keras dalam pertandingan ulang mereka. Di sisi lain, Hopkins baru saja mengalami kekalahan beruntun dari Jermain Taylor. Selain memiliki momentum karier di pihaknya, Tarver memiliki semua keunggulan fisik.

Antonio lebih muda dan lebih panjang, berkuda-kuda southpaw, dan yang terpenting, ia adalah pria yang lebih besar, karena ia berkompetisi sebagai petinju kelas berat ringan selama kariernya. Sebaliknya, pria asal Philly ini melompati kelas menengah super untuk naik dari 72,5 kg ke 79,3 kg.

Namun, sebelum laga melawan Hopkins, Tarver harus menambah berat badan secara signifikan demi memerankan seorang juara fiksi kelas berat, Mason "The Line" Dixon, melawan Sylvester Stallone dalam seri keenam franchise "Rocky". Ini berarti Tarver harus menurunkan berat badannya sekitar empat puluh kilogram untuk menyesuaikan berat badannya dengan Hopkins.

Sementara itu, Bernard telah menyewa ahli kekuatan dan pengkondisian terkenal Mackie Shilstone untuk mengembangkan tubuhnya secara ilmiah demi mencapai performa terbaik pada berat badan yang lebih tinggi. Shilstone telah membuktikan kemampuannya di dunia tinju, dengan membantu Michael Spinks dan Roy Jones menambah berat badan dan merebut gelar kelas berat.

Saat bel pertandingan berbunyi, Hopkins terlihat dalam kondisi yang lebih baik, dengan otot-otot yang terlihat jelas di tubuh bagian atasnya. Di sisi lain, Tarver nampak seperti salah menilai kemudahan untuk memangkas tubuhnya yang besar. Dan tubuh Bernard yang kekar itu tidak hanya untuk daya tarik estetika, karena ia menggunakan kekuatan barunya itu dengan sangat baik, seringkali mengungguli dan bermanuver di posisi clinch.

Dalam sebuah kejutan besar, atlet yang diunggulkan dengan taruhan 3 banding 1 ini mengungguli Tarver sepanjang laga, dengan refleks yang superior dan pukulan yang lebih cepat, walau ia adalah pria yang lebih tua. "Saya mengatakan pada orang-orang bahwa mereka akan terkejut bahwa ini akan menjadi laga yang mudah," kata Hopkins.

"Saya bisa saja berlaga dalam divisi ini sejak lama. Saya sangat baik dengan petinju kidal. Saya tahu yang harus saya lakukan adalah menetralisasi jab-nya dan bekerja dengan yang lainnya." Dan pada kenyataannya, kemampuan Bernard untuk menetralisasi senjata terbaik lawannya akan menjadi andalannya di akhir kariernya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
Indonesia Lampaui Target...
Indonesia Lampaui Target di Kejuaraan Tinju Asia U-19 & U-23 2026, Raih 7 Medali
Asian Boxing U19 & U23...
Asian Boxing U19 & U23 Championships 2026, Perbati Pastikan Penyelenggaraan Berstandar Internasional
Jack Catterall Rebut...
Jack Catterall Rebut Sabuk WBA usai Kalahkan Shakhram Giyasov
Mantan Juara Dunia Tinju...
Mantan Juara Dunia Tinju Paulie Malignaggi Tumbang KO di Duel Bare-Knuckle
Byson Fight 2026 Resmi...
Byson Fight 2026 Resmi Digelar, Hadirkan Pertarungan Berkualitas
Hunter Biden Tantang...
Hunter Biden Tantang Putra-putra Trump untuk Pertandingan Tinju
Syifa Hadju Bangga El...
Syifa Hadju Bangga El Rumi Kalahkan Jefri Nichol: Sayangku Berhasil Lagi
Jefri Nichol Minta Maaf...
Jefri Nichol Minta Maaf Kalah TKO dari El Rumi, Ungkap Alasan Duel Tinju hanya 38 Detik
Special Bola
Jelang Lawan Kamboja...
Bola Dunia
Jelang Lawan Kamboja di Piala AFF 2026, John Herdman: Ayo Timnas Indonesia Tingkatkan Kualitas!
Timnas Indonesia Wajib...
Bola Dunia
Timnas Indonesia Wajib Waspada, Vietnam Punya Rekor Tak Terkalahkan Bersama Kim Sang-sik
Jadwal Siaran Langsung...
Bola Dunia
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026: Laga Krusial Garuda!
Rekomendasi
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
Hangat dan Haru, Prabowo...
Hangat dan Haru, Prabowo Jamu Perwira TNI-Polri dan Orang Tua di Istana Usai Praspa 2026
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
Berita Terkini
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Polygon Beri Beasiswa...
Polygon Beri Beasiswa Juara BMX Usia Dini
Ketum dan Bendahara...
Ketum dan Bendahara Federasi Sepak Bola Argentina Ditangkap FBI?
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Top Sprinter Kalahkan Haaland
Timnas Putri Indonesia...
Timnas Putri Indonesia Juara Piala AFF 2026 usai Sikat Laos 5-0
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved