Profil Sapto Yogo Purnomo, Sprinter Kontingen Indonesia di Para Atletik Asian Games 2023
Sabtu, 30 September 2023 - 02:02 WIB
loading...
Sapto Yogo Purnomo membawa bendera Indonesia usai merebut medali emas nomor lari 100 meter putra T37 ASEAN Para Games 2022 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Senin (1/8/2022). ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/tom.
A
A
A
Sapto Yogo Purnomo bakal menjadi andalan kontingen Indonesia di Para Atletik Asian Games 2023. Pengalamannya mengalungkan medali perunggu di Paralimpiade Tokyo 2020 bakal dijadikannya sebagai modal untuk mendulang medali.
Di balik prestasi yang membanggakan itu, Sapto Yogo diketahui punya kisah yang menyayat hati. Dia menceritakan saat ia berusia tiga bulan, dirinya mengaku pernah mengalami sakit (panas tinggi) selama seminggu yang membuatnya sampai kejang-kejang.
Setelah sembuh, Sapto diketahui mengalami masalah saraf, cerebral palsy. Tubuh bagian kanananya tidak bisa bergerak secara normal.
Baca Juga: Kembali Kalah di Asian Games 2022, Johannis Winar Tetap Bangga dengan Tim Basket Indonesia
Meski mengalami keterbatasan, namun Sapto tidak minder. Dia justru menjadikan kekurangannya itu untuk mengukir prestasi. Bahkan saat ia mengetahui kondisi tersebut ia bertekad mengalokasikan bakat di dunia lari khusus difabel.
Terbukti, Sapto berhasil memukau dunia lewat prestasi membanggakan di event internasional sejak 2017. Terbaru, Sapto baru saja meraih perak dan perunggu dalam ajang kelas dunia di Paris menuju Paralimpiade 2024.
Sapto sendiri mulai menekuni olahraga para atletik sejak usia 16 tahun di lari sprint. Dia pernah meraup lima medali emas sekaligus saat mentas di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2016, Bandung.
Di balik prestasi yang membanggakan itu, Sapto Yogo diketahui punya kisah yang menyayat hati. Dia menceritakan saat ia berusia tiga bulan, dirinya mengaku pernah mengalami sakit (panas tinggi) selama seminggu yang membuatnya sampai kejang-kejang.
Setelah sembuh, Sapto diketahui mengalami masalah saraf, cerebral palsy. Tubuh bagian kanananya tidak bisa bergerak secara normal.
Baca Juga: Kembali Kalah di Asian Games 2022, Johannis Winar Tetap Bangga dengan Tim Basket Indonesia
Meski mengalami keterbatasan, namun Sapto tidak minder. Dia justru menjadikan kekurangannya itu untuk mengukir prestasi. Bahkan saat ia mengetahui kondisi tersebut ia bertekad mengalokasikan bakat di dunia lari khusus difabel.
Terbukti, Sapto berhasil memukau dunia lewat prestasi membanggakan di event internasional sejak 2017. Terbaru, Sapto baru saja meraih perak dan perunggu dalam ajang kelas dunia di Paris menuju Paralimpiade 2024.
Sapto sendiri mulai menekuni olahraga para atletik sejak usia 16 tahun di lari sprint. Dia pernah meraup lima medali emas sekaligus saat mentas di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2016, Bandung.
Lihat Juga :