Regis Prograis Percaya Diri Menjadi Wajah Tinju Dunia
Kamis, 05 Oktober 2023 - 16:26 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini, Saul Canelo Alvarez dan Gervonta Davis berada di atas semua orang di bagian itu. Namun, Prograis ingin menghancurkan pesta eksklusif tersebut. "Saya benar-benar merasa bisa menjadi wajah tinju," kata Prograis kepada Fight Hub TV. "Atau hampir menjadi itu dalam dua laga."
Pertarungan kedua yang dimaksud Prograis adalah sebuah pertanyaan terbuka, namun ia sangat yakin bahwa pada tanggal 9 Desember nanti, seorang bintang akan lahir. Pada malam itu, pemegang sabuk super ringan WBC ini akan menghadapi Devin Haney. Menghadapi petinju berusia 24 tahun ini tidak akan menambah sabuk juara bagi Prograis, namun akan membuat banyak mata tertuju padanya.
Baca Juga: Siapa Vladimir Shishkin? Petinju Tak Terkalahkan Ancaman Takhta Canelo
Nama Haney, tentu saja, telah menjadi perbincangan hangat. Ia baru saja mengalahkan Vasiliy Lomachenko setelah melakukan dua kali perjalanan ke Australia untuk melengserkan George Kambosos Jr. dan menjadi juara tak terbantahkan.
Dia menegaskan bahwa menjadi seorang megabintang tidak selalu ada dalam pikiran Prograis. Namun, ia melihat kesempatan yang ada di hadapannya. Jika ia dapat memberi Haney kekalahan pertama dalam kariernya dan mengimbangi kemenangan itu dengan kemenangan besar lainnya, ia yakin ia akan berada di posisi yang sama dengan Saul Canelo Alvarez dan Gervonta Davis. "Itu ada di sana untuk saya raih. Saya hanya harus bekerja keras. Itu ada di sana untuk saya raih,"ucapnya.
Pertarungan kedua yang dimaksud Prograis adalah sebuah pertanyaan terbuka, namun ia sangat yakin bahwa pada tanggal 9 Desember nanti, seorang bintang akan lahir. Pada malam itu, pemegang sabuk super ringan WBC ini akan menghadapi Devin Haney. Menghadapi petinju berusia 24 tahun ini tidak akan menambah sabuk juara bagi Prograis, namun akan membuat banyak mata tertuju padanya.
Baca Juga: Siapa Vladimir Shishkin? Petinju Tak Terkalahkan Ancaman Takhta Canelo
Nama Haney, tentu saja, telah menjadi perbincangan hangat. Ia baru saja mengalahkan Vasiliy Lomachenko setelah melakukan dua kali perjalanan ke Australia untuk melengserkan George Kambosos Jr. dan menjadi juara tak terbantahkan.
Dia menegaskan bahwa menjadi seorang megabintang tidak selalu ada dalam pikiran Prograis. Namun, ia melihat kesempatan yang ada di hadapannya. Jika ia dapat memberi Haney kekalahan pertama dalam kariernya dan mengimbangi kemenangan itu dengan kemenangan besar lainnya, ia yakin ia akan berada di posisi yang sama dengan Saul Canelo Alvarez dan Gervonta Davis. "Itu ada di sana untuk saya raih. Saya hanya harus bekerja keras. Itu ada di sana untuk saya raih,"ucapnya.
(aww)
Lihat Juga :