Catat! Lawan Lyon, Bukan Pertandingan Terakhir Sarri
Jum'at, 07 Agustus 2020 - 11:06 WIB
loading...
Beban berat bakal dipikul Maurizio Sarri saat Juventus menjamu Lyon pada laga leg kedua 16 besar Liga Champions di Stadion Allianz, Sabtu (8/8/2020) dini hari WIB / Foto: Livescore
A
A
A
TURIN - Beban berat bakal dipikul Maurizio Sarri saat Juventus menjamu Lyon pada laga leg kedua 16 besar Liga Champions di Stadion Allianz, Sabtu (8/8/2020) dini hari WIB. Laga ini bisa diibaratkan sebagai ajang pertaruhan buat pelatih berkacamata tersebut.
Juventus belum lama ini baru saja merayakan keberhasilan memertahankan trofi kesembilan secara beruntun di Serie A. Itu merupakan gelar pertama Sarri di Liga Italia dalam karier kepelatihannya. (Baca juga: Depay Tegaskan Lyon Akan Hadapi Juventus Tanpa Rasa Takut )
Dominasi Juventus di kompetisi domestik bukanlah hal yang asing terdengar di telinga penggemar sepak bola. Pasalnya, dalam kurun waktu sembilan tahun terakhir Si Nyonya Tua mampu menjadi penguasa Serie A.
Lantas, bagaimana di kompetisi Eropa? Statistik Juventus tampil di Liga Champions mungkin tidak sebanding dengan pencapaiannya di Serie A. Betapa tidak, sejak 1996, klub yang bermarkas di Turin tersebut belum pernah menghadirkan trofi Si Kuping Besar buat penggemar.
Sejumlah pemain top dunia pun sengaja didatangkan untuk mengakhiri dahaga tersebut, seperti yang dilakukan klub ketika mendatangkan Cristiano Ronaldo. Namun, megabintang asal Portugal itu belum mampu berbuat banyak.
Juventus belum lama ini baru saja merayakan keberhasilan memertahankan trofi kesembilan secara beruntun di Serie A. Itu merupakan gelar pertama Sarri di Liga Italia dalam karier kepelatihannya. (Baca juga: Depay Tegaskan Lyon Akan Hadapi Juventus Tanpa Rasa Takut )
Dominasi Juventus di kompetisi domestik bukanlah hal yang asing terdengar di telinga penggemar sepak bola. Pasalnya, dalam kurun waktu sembilan tahun terakhir Si Nyonya Tua mampu menjadi penguasa Serie A.
Lantas, bagaimana di kompetisi Eropa? Statistik Juventus tampil di Liga Champions mungkin tidak sebanding dengan pencapaiannya di Serie A. Betapa tidak, sejak 1996, klub yang bermarkas di Turin tersebut belum pernah menghadirkan trofi Si Kuping Besar buat penggemar.
Sejumlah pemain top dunia pun sengaja didatangkan untuk mengakhiri dahaga tersebut, seperti yang dilakukan klub ketika mendatangkan Cristiano Ronaldo. Namun, megabintang asal Portugal itu belum mampu berbuat banyak.
Lihat Juga :