Saling Pukul KO, Rafael Espinoza Kalahkan Robeisy Ramirez, Rebut Sabuk WBO
Minggu, 10 Desember 2023 - 12:47 WIB
loading...
A
A
A
Kedua petarung ini mendaratkan serangan dalam sebuah pertukaran serangan pada pertengahan ronde keempat. Ramirez menantang Espinoza untuk maju dan mencoba untuk membuatnya meleset dan membuatnya membayar.
Espinoza tidak menerima umpan tersebut dan terus menyarangkan pukulannya pada ronde kelima. Nyanyian 'CU-BA' memenuhi tempat yang penuh dengan harapan untuk menyemangati sang favorit tuan rumah. Ramirez berusaha menuruti permintaan tersebut, namun desakan untuk bertukar pukulan membuatnya terbuka untuk sebuah uppercut kanan dari Espinoza.
Baca Juga: Sejarah Evgeny Tishchenko Petinju Pertama Juara Kelas Penjelajah Super WBA
Ramirez memberikan perubahan besar pada akhir ronde ini. Sebuah hook kanan dari sang juara bertahan menjatuhkan Espinoza saat ia terjatuh di tali ring bagian bawah dan terjerembab ke atas kanvas. Penonton bersorak mendukungnya, bahkan saat Espinoza mampu bangkit dari posisi tersebut untuk mengalahkan hitungan dan mencapai bel akhir pertandingan.
Momentum tetap berada di tangan Ramirez pada ronde terakhir, walau ia mampu menghindari sebuah knockdown. Sebuah serangan ke atas kanvas dianggap sebagai sebuah dorongan saat Ramirez bertahan dari pukulan kanan Espinoza, namun kekuatannya mampu menjatuhkannya. Ramirez segera bangkit dan mendaratkan pukulan kiri ke arah penantangnya yang tiba-tiba menyerang. Espinoza masih mampu menyarangkan serangan saat bertukar serangan di tengah ring, namun kakinya cenderung menyerah saat Ramirez menyambungkan serangan ke arah atas.
Ramirez kembali membuat Espinoza goyah pada ronde ketujuh. Pukulan kiri dan hook kanannya secara konsisten mencetak poin bagi petinju asal Kuba itu, yang melanjutkan serangan pada ronde 8. Espinoza terdesak ke arah tali ring dan menerima sebuah kombinasi, namun ia mampu tetap berdiri dan bergerak maju ke tengah ring. Aksi ini sedikit melambat, saat Espinoza mengayunkan jab-nya dan Ramirez menunggu kesempatan untuk menyerang balik.
Espinoza kembali memukul untuk kembali masuk ke dalam pertarungan pada ronde kesepuluh. Ramirez menggunakan kemampuannya untuk menghindari serangan itu, namun sebagian besar ronde ini dihabiskan dengan sang penantang yang mendikte ritme dalam sebuah laga yang nampak sangat ketat.
Espinoza tidak menerima umpan tersebut dan terus menyarangkan pukulannya pada ronde kelima. Nyanyian 'CU-BA' memenuhi tempat yang penuh dengan harapan untuk menyemangati sang favorit tuan rumah. Ramirez berusaha menuruti permintaan tersebut, namun desakan untuk bertukar pukulan membuatnya terbuka untuk sebuah uppercut kanan dari Espinoza.
Baca Juga: Sejarah Evgeny Tishchenko Petinju Pertama Juara Kelas Penjelajah Super WBA
Ramirez memberikan perubahan besar pada akhir ronde ini. Sebuah hook kanan dari sang juara bertahan menjatuhkan Espinoza saat ia terjatuh di tali ring bagian bawah dan terjerembab ke atas kanvas. Penonton bersorak mendukungnya, bahkan saat Espinoza mampu bangkit dari posisi tersebut untuk mengalahkan hitungan dan mencapai bel akhir pertandingan.
Momentum tetap berada di tangan Ramirez pada ronde terakhir, walau ia mampu menghindari sebuah knockdown. Sebuah serangan ke atas kanvas dianggap sebagai sebuah dorongan saat Ramirez bertahan dari pukulan kanan Espinoza, namun kekuatannya mampu menjatuhkannya. Ramirez segera bangkit dan mendaratkan pukulan kiri ke arah penantangnya yang tiba-tiba menyerang. Espinoza masih mampu menyarangkan serangan saat bertukar serangan di tengah ring, namun kakinya cenderung menyerah saat Ramirez menyambungkan serangan ke arah atas.
Ramirez kembali membuat Espinoza goyah pada ronde ketujuh. Pukulan kiri dan hook kanannya secara konsisten mencetak poin bagi petinju asal Kuba itu, yang melanjutkan serangan pada ronde 8. Espinoza terdesak ke arah tali ring dan menerima sebuah kombinasi, namun ia mampu tetap berdiri dan bergerak maju ke tengah ring. Aksi ini sedikit melambat, saat Espinoza mengayunkan jab-nya dan Ramirez menunggu kesempatan untuk menyerang balik.
Espinoza kembali memukul untuk kembali masuk ke dalam pertarungan pada ronde kesepuluh. Ramirez menggunakan kemampuannya untuk menghindari serangan itu, namun sebagian besar ronde ini dihabiskan dengan sang penantang yang mendikte ritme dalam sebuah laga yang nampak sangat ketat.
Lihat Juga :